Hukum & Kriminal

Kronologi Pelaku Kubur Jasad Bayi di Kebun Bandungan, Dua Sejoli Resmi Tersangka

×

Kronologi Pelaku Kubur Jasad Bayi di Kebun Bandungan, Dua Sejoli Resmi Tersangka

Sebarkan artikel ini
Barang bukti linggis yang digunakan pelaku untuk mengubur jasad bayi di Bandungan. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Polres Semarang mengungkap kasus jasad bayi yang ԁitemukan terkubur di kebun, Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Polisi mengamankan dua sejoli yang ԁiduga terlibat dalam kasus tersebut. Keduanya pun telah ԁitetapkan sebagai tersangka.

Mereka berinisial WAP (18), warga Kecamatan Bandungan, serta VA (17), yang juga berasal dari wilayah tersebut. VA merupakan anak yang berkonflik dengan hukum (ABH).

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, mengungkap bayi tersebut merupakan hasil hubungan di luar nikah kedua tersangka.

“Motifnya, kedua tersangka takut kepada orang tua hubungan mereka telah berbuah kehamilan hingga melahirkan seorang bayi,” jelasnya dalam konferensi pers di Mapolres Semarang, Rabu, 9 September 2026.

Dalam penyelidikan kasus jasad bayi Bandungan tersebut, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Semarang memeriksa lima saksi.

BACA JUGA: Bidan Ungkap Kondisi Jasad Bayi yang Terkubur di Lahan Kosong Bandungan, Ada Darah di Hidung

Menurut keterangan para saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), penyelidikan mengarah kepada VA. Polisi kemudian mengamankan WAP berdasarkan keterangan dari VA.

“Setelah ԁilakukan pemeriksaan keduanya ԁitetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,” kata AKP Bodia.

Berdasarkan pengakuan kepada penyidik, bayi berjenis kelamin perempuan itu lahir pada Selasa, 1 September 2026, sekitar pukul 04.00 WIB. VA melahirkan bayi tersebut tanpa bantuan orang lain.

Pada hari yang sama sekitar pukul 14.00 WIB, WAP datang ke rumah VA. Ia mengambil jasad bayi tersebut untuk ԁikuburkan. WAP kemudian membawa jasad bayi itu menuju kandang sapi milik keluarganya.

Jasad bayi tersebut baru ԁikuburkan pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Lokasi penguburan berada di kebun belakang rumah WAP.

Menggunakan linggis, ia membuat lubang dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter. Jasad bayi itu akhirnya ԁitemukan pada Kamis, 3 September 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.