Hukum & Kriminal

Kuasa Hukum Ungkap Fakta Baru Meninggalnya Iko Juliant: 2 Jam Janggal dan Korban Terkapar Tak Segera Ditolong

×

Kuasa Hukum Ungkap Fakta Baru Meninggalnya Iko Juliant: 2 Jam Janggal dan Korban Terkapar Tak Segera Ditolong

Sebarkan artikel ini
kuasa hukum iko juliant
Kuasa hukum keluarga Iko, Naufal Sebastian, saat dijumpai usai rekonstruksi yang berlangsung di Jalan Veteran, Kota Semarang, Rabu, 1 Oktober 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Kumpulkan delapan orang saksi, salah satunya akui lihat dua korban terkapar namun tak dapat pertolongan

Perihal langkah selanjutnya yang akan pihak keluarga lakukan, Naufal menyebut ia tengah mengumpulkan keterangan dari saksi lainnya. Salah satunya adalah saksi yang mengaku melihat dua motor dan dua korban terkapar namun tak segera dapat pertolongan.

“Kami sudah ngumpulin beberapa keterangan saksi ya, termasuk ada saksi yang katanya melihat dua motor, dua korban terkapar, tapi tidak segera ada pertolongan. Dan lokasinya tidak di situ [menunjuk TKP jatuhnya Iko dan Ilham versi Aziz dan Ficky], agak ke arah Pahlawan. Ada jarak sekitar 10-20 meter,” tutur dia.

Saat ini, Naufal menyebut total sudah ada 8 (delapan) saksi yang pihaknya kantongi.

“Enam orang rekan Iko, dua orang adalah mereka yang menyampaikan ke kami bahwa melihat ada dua motor tergeletak tapi tidak ditolong,” akunya.

Minta Komnas HAM desak Polda Jateng buka CCTV di TKP

Naufal menegaskan, pihaknya mendesak agar rekaman CCTV di sekitar Mapolda Jawa Tengah buka ke publik. Menurutnya, keberadaan dua kamera besar di kawasan Polda seharusnya bisa menjawab misteri jatuhnya Iko dan Ilham.

Bahkan, pihaknya mengaku sudah meminta Komnas HAM untuk membantu agar Polda Jawa Tengah mau membuka tayangan CCTV tersebut. Naufal mengatakan, sebelumnya ia sudah pernah bersurat ke Polda Jawa Tengah untuk melihat rekaman CCTV saat kejadian, namun tak pernah ada respons.

“Kami minta supaya terang ya. Di Polda itu ada dua CCTV besar, pasti wide dan bisa menangkap. Kami sudah minta Komnas HAM karena Komnas HAM dan Kementerian HAM itu investigasi dan datang ke Polda. Kami minta mereka menyampaikan permintaan CCTV itu supaya pihak tersebut buka. Sudah bersurat kok ke Polda, tapi Polda enggak menanggapi,” tegas Naufal.

BACA JUGA: Bukan Jalan Dokter Cipto, Polda Jateng Ungkap Kecelakaan Iko Juliant di Jalan Veteran Semarang