“Jadi begini ya, awalnya korban takut. Ada mobil atau sepeda motor di depan rumahnya aja pun takut, takut sekali. Sampai neneknya ketika kami datangi itu nutup pintu kencang sekali. Tapi sekarang itu malah ngekek-ngekek dengan saya, bilang, ‘Mas Petir, kemarin itu saya takut; sekarang enggak,’” uturnya.
BACA JUGA: Komnas HAM Putuskan Aipda Robig Penembak Siswa SMK Langgar HAM: Termasuk Extra Judical Killing
Tak hanya itu, Zainal pun menegaskan pihaknya akan mengawal kasus ini hingga kebenaran terkuak.
“Supaya para korban mendapatkan keadilan. Saya yakinkan kepada mereka [korban dan keluarga korban]. Alhamdulilah mereka sekarang sudah terbuka dan percaya kepada saya,” tandas Zainal. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





