SEMARANG, beritajateng.tv – Kisah film bioskop Jangan Panggil Mama Kafir kini menyentuh hati lantaran cukup unik.
Menyaksikan film tersebut bersiap bakal banjir air mata dengan tema yang cukup sensitif yakni perjuangan seorang ibu.
Sosok ibu dalam film tersebut menghadirkan aktris Michelle Ziudith yang berkarakter sebagai Maria seorang ibu yang tulus membesarkan anaknya meski beda agama.
Bagi kamu yang ingin menyaksikan film tersebut, yuk simak informasinya berikut seputar beberapa fakta menarik yang perlu kamu tahu.
Review Film Jangan Panggil Mama Kafir
Penuh Toleransi dan Kasih Sayang
Perbedaan keyakinan yang ditampilkan dalam film ini tidak mengurangi ketulusan cinta Maria kepada anaknya.
BACA JUGA: Daftar 4 Film Indonesia yang Pernah Tayang Kini Kembali Hadir di Bioskop, Kisahnya Penuh Haru
Giorgino menuturkan bahwa hubungan antara Maria dan anaknya mencerminkan wujud toleransi yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Kisah ini menyampaikan pesan penting tentang cara hidup harmonis di tengah perbedaan.
Refleksi Realitas Keluarga Beda Agama
Michelle Ziudith menyatakan bahwa pendalaman riset merupakan faktor utama dalam memahami peran Maria.
Ia menyadari bahwa situasi perbedaan keyakinan antara ibu dan anak cukup sering terjadi di masyarakat Indonesia.
Fakta tersebut meyakinkannya bahwa film “Jangan Panggil Mama Kafir” sangat relevan dengan realitas sosial.
Mendorong Dialog dan Karya Relevan di Industri Film Nasional
Giorgino Abraham berpendapat bahwa film produksi Maxima Pictures ini mampu memicu diskusi yang konstruktif mengenai toleransi di Indonesia.
BACA JUGA: Sinopsis Film: Beri Cinta Waktu, Kisah Romantis yang Menyentuh Jiwa
Ia meyakini bahwa karya seperti ini berperan penting dalam membantu masyarakat memandang perbedaan sebagai sesuatu yang indah, bukan sebagai ancaman.
Film ini menjadi sarana yang kuat untuk menanamkan nilai-nilai persatuan.
Selain itu, Giorgino mengajak para sineas Indonesia untuk terus menciptakan karya-karya yang berani dan relevan.





