SEMARANG, beritajateng.tv – Kabar gembira untuk para pencinta film Indonesia dengan cerita yang unik dan menarik!
Deretan film baru siap tayang di bioskop, menawarkan kisah yang bikin ketagihan karena sangat dekat dengan realitas kehidupan masa kini.
Film-film tersebut akan mulai diputar pada 15 Oktober hingga akhir Oktober 2025, jadi kamu tak perlu khawatir kehabisan tiket.
Penasaran apa saja judulnya? Simak ulasan lengkapnya berikut ini,
Daftar Film Indonesia 2025
Panggil Aku Ayah
Intan (Myesha Lin), seorang anak perempuan, terpaksa dijadikan jaminan oleh ibunya, Rossa (Sita Nursanti), untuk melunasi utang kepada dua penagih yang berhati keras, Dedi (Ringgo Agus Rahman) dan Tatang (Boris Bokir).
BACA JUGA: Amankan Kursi Kalian di Bioskop! Film Horor Pulau Hantu Siap Tayang Besok 10 Oktober 2024
Pada awalnya, Dedi memandang Intan semata sebagai barang jaminan. Namun, seiring berjalannya waktu, ketulusan dan kisah hidup Intan menyentuh hati mereka, menumbuhkan hubungan hangat yang tak terduga hingga akhirnya mengubah Dedi dan Tatang menjadi sosok ayah bagi gadis kecil itu.
Sore: Istri dari Masa Depan
Sore (Sheila Dara) mendadak muncul di masa lalu dan mengaku sebagai istri Jonathan (Dion Wiyoko), yang ketika itu masih lajang dan tinggal di Kroasia.
Kedatangannya memiliki tujuan besar membantu Jonathan mengubah pola hidup serta kebiasaan buruknya demi menyelamatkan nyawa pria itu dari takdir yang sudah ia ketahui sebelumnya.
Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah
Alin (Amanda Rawles), putri kedua, tanpa sengaja menemukan buku harian milik ibunya, Wulan (Sha Ine Febriyanti), yang berisi kenangan masa muda serta impian yang belum terwujud.
BACA JUGA: Daftar Film Terbaru di Bioskop 2024 yang Tayang Bulan Oktober, Kamu Sudah Nonton yang Mana?
Penemuan itu menimbulkan pertanyaan dalam hati Alin: “Jika Ibu tidak menikah dengan Ayah, mungkinkah hidupnya akan lebih bahagia?”
Tinggal Meninggal
Gema merupakan pemuda pemalu yang kerap merasa kesepian dan diabaikan di tempat kerjanya.
Namun, hidupnya berubah setelah sang ayah meninggal dunia, saat rekan-rekan kantor tiba-tiba menunjukkan simpati dan perhatian padanya.
Demi mempertahankan perhatian tersebut, Gema akhirnya terjerat dalam rangkaian kebohongan yang makin rumit dan tak terduga. (*)




