Setelah doa bersama dipanjatkan, makanan yang telah dibawa kemudian disantap bersama sebagai wujud rasa syukur, mempererat kebersamaan, dan menunjukkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Endong-endogan
Endog-endogan merupakan salah satu tradisi khas masyarakat Banyuwangi yang berlangsung untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam pelaksanaannya, hiasan telur hadir dengan beragam warna, lalu terletak pada batang pisang atau jodhang yang telah terhias dengan berbagai macam ornamen.
Telur pada tradisi Endog-endogan memiliki makna sebagai lambang kelahiran dan kehidupan yang baru. Adapun jodhang memiliki makna sebagai gambaran perjalanan hidup manusia, yaitu dari kegelapan menuju cahaya Islam.
Rangkaian tradisi ini umumnya berlangsung dalam bentuk arak-arakan serta lantunan selawat, pembacaan barzanji, serta doa bersama.
Setelah seluruh prosesi selesai, telur-telur yang telah dihias dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol keberkahan dan semangat kebersamaan.
Demikianlah informasi seputar beberapa kumpulan tradisi unik di Pulau Jawa saat tiba waktu bulau Maulid. (*)





