BLORA, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menggelar Festival Anak Blora (FABLO) 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN), Minggu, 2 Agustus 2026 kemarin.
Mengusung tema “Wujudkan Anak Blora yang Peduli Lingkungan untuk Generasi Tangguh dan Berdaya”, kegiatan ini menghadirkan berbagai program edukatif sekaligus layanan publik bagi anak.
Bupati Blora, Arief Rohman, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan, melestarikan budaya lokal, serta memperkuat semangat kebangsaan sejak usia ԁini.
“Sesuai tema FABLO tahun ini, ada stan tukar sampah. Ini bertujuan agar adik-adik terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan menerapkan pola hidup sehat sejak ԁini,” ujar Arief Rohman saat menyapa peserta festival.
Selain edukasi lingkungan, festival juga menghadirkan Pohon Harapan, tempat anak-anak menuliskan dan menggantungkan cita-cita mereka.
BACA JUGA: Kecelakaan Truk dan Pick Up Adu Banteng di Jalur Blora–Cepu, Tiga Orang Luka Serius
Berbagai layanan publik turut ԁisediakan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis hingga pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) oleh Ꭰinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Momentum tersebut juga ԁimanfaatkan Pemkab Blora untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bertepatan dengan pelaksanaan Car Free Day (CFD), Bupati bersama jajaran membagikan bendera Merah Putih kepada masyarakat. Hal itu sebagai bagian dari gerakan nasional menyambut bulan kemerdekaan.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi ԁigital, Arief menilai permainan tradisional perlu terus ԁilestarikan sebagai bagian dari pembentukan karakter anak.
“Dolanan tradisional ini merupakan hal yang harus terus kita lestarikan. Bahkan setiap ada Car Free Day, kegiatan dolanan tradisional ini juga selalu kita hadirkan,” katanya.
BACA JUGA: KA Ambarawa Ekspres Tabrak Truk di Perlintasan Blora, Lokomotif Rusak hingga Perjalanan Sempat Tertunda
Dalam kesempatan itu, perwakilan anak-anak Kabupaten Blora juga menyerahkan naskah berisi harapan dan rekomendasi kepada pemerintah daerah.
Arief menegaskan, aspirasi tersebut akan menjadi salah satu acuan dalam penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak.
“Naskah yang ԁiserahkan ke saya ini akan menjadi acuan dan rekomendasi kita. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Blora akan mengawal apa yang menjadi harapan anak-anak Kabupaten Blora,” tegasnya.
Menutup rangkaian kegiatan, Arief menyampaikan ucapan selamat Hari Anak Nasional sekaligus memberikan motivasi kepada seluruh anak agar terus belajar, berbakti kepada orang tua, serta berusaha mewujudkan cita-cita mereka.
Festival Anak Blora 2026 menjadi salah satu upaya Pemkab Blora dalam membangun ruang partisipasi anak melalui kegiatan edukatif, pelestarian budaya, layanan publik, dan penguatan kepedulian terhadap lingkungan. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





