Jateng

Kunjungi Perusahaan di Bergas, Menaker: Pemerintah Siapkan Strategi Jika Industri Terdampak Krisis Energi

×

Kunjungi Perusahaan di Bergas, Menaker: Pemerintah Siapkan Strategi Jika Industri Terdampak Krisis Energi

Sebarkan artikel ini
Krisis Energi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli, dalam kunjungan kerjanya ke PT HSL Star Wig di Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa, 31 Maret 2026. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Republik Indonesia (RI) memberikan perhatian serius terhadap risiko krisis energi akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam menghadapi efek domino yang mengancam keberlangsungan industri dan nasib lapangan kerja di tanah air.

Dalam kunjungan kerjanya ke PT HSL Star Wig di Bergas, Kabupaten Semarang, Menaker menyatakan bahwa langkah-langkah strategis sedang disusun untuk memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.

BACA JUGA: Mendagri: WFH untuk Hemat Energi Pengumuman Besok, ASN Berpotensi Kerja dari Rumah Seminggu Sekali

“Presiden Prabowo sangat konsen terhadap keberlanjutan program hilirisasi dan ketahanan industri. Kami hadir di sini untuk memastikan perusahaan tetap tumbuh di tengah dinamika geopolitik yang ada,” ujar Yassierli, Selasa, 31 Maret 2026.

Dalam dialognya bersama pimpinan perusahaan produsen wig premium tersebut, Menaker membuka pintu bagi pelaku industri untuk melaporkan segala hambatan non-teknis yang mengganggu operasional.

“Apabila perusahaan menghadapi masalah, segera sampaikan kepada Kemnaker. Terutama jika berkaitan dengan praktik premanisme, biaya tidak resmi (pungli), atau kendala birokrasi lainnya. Pemerintah akan bertindak tegas guna menjamin kenyamanan investasi,” tegas Menaker.

BACA JUGA: Hemat Energi, Ahmad Luthfi Minta ASN Pemprov Jateng Naik Sepeda ke Kantor: Kalau Perlu Lari

Selain perlindungan keamanan, Kemnaker juga menawarkan dukungan substantif berupa program pelatihan kerja guna meningkatkan kualitas SDM industri. Hal ini harapannya dapat membantu perusahaan tetap kompetitif dan terus menyerap tenaga kerja.

“Kita menginginkan solusi win-win bagi semuanya. Ini adalah prioritas Pemerintah agar industri kita tidak hanya bertahan. Tetapi, terus berkembang di tengah situasi sulit sekaliber saat ini,” pungkasnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah berencana menggelar konferensi pers dalam waktu dekat untuk memaparkan detail penyikapan teknis atas dinamika geopolitik global dan langkah antisipasi krisis energi yang lebih komprehensif. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp