SEMARANG, beritajateng.tv – Portal pembatas kendaraan berat yang ada di Simpang Jrakah kembali patah dan rusak akibat ulah truk tronton yang menabrak portal pada Jumat malam, 5 Juni 2026.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB itu menyebabkan konstruksi portal patah di bagian tengah dan salah satu tiangnya roboh.
Akibatnya, petugas harus melakukan penanganan darurat agar tidak mengganggu arus lalu lintas menjelang akhir pekan.
Sejak pemasangan ulang, portal Jrakah telah mengalami kerusakan akibat truk nekat menerobos sebanyak tiga kali.
Pemasangan portal di Simpang Jrakah oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang sendiri merupakan upaya untuk membatasi kendaraan di atas 8 ton dengan ketinggian 3,4 meter, pada jam 05.00 sampai 23.00 malam, di Jalan Prof. Hamka, Ngaliyan, Kota Semarang atau jalur Silayur.
Berdasarkan pantauan di lokasi, truk tronton berwarna hijau dengan nomor polisi DK 8172 WQ terlihat tersangkut pada rangka portal yang patah.
Petugas kemudian memotong bagian portal yang rusak untuk mempercepat proses evakuasi dan menghindari kemacetan saat jam sibuk pagi hari Sabtu, 6 Juni 2026.
Salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi, Bayu Satria, mengaku mendengar suara benturan keras sebelum mengetahui portal telah roboh.
“Itu belum saatnya buka sepertinya sekitar pukul 22.00 kurang lebih. Tiba-tiba ada suara benturan keras. Setelah saya lihat, ternyata portal sudah patah karena truk tronton nabrak,” kata Bayu Satria yang kebetulan berada di warung nasi goreng sekitar Simpang Jrakah, saat kejadian.
BACA JUGA: Portal Jrakah Roboh Ditabrak Truk Kontainer, Dishub Semarang Siapkan Perbaikan Total
Sementara itu, Kabid Pengadilan dan Operasional, Dinas Perhubungan Kota Semarang, Dody Febrianto, membenarkan jika rusaknya portal Jumat malam adalah kali ketiga truk besar menabrak hingga patah.
“Ini sudah ketiga kalinya, kendaraan dari arah barat masuk ke Prof Hamka, dengan kecepatan tinggi dan menabrak portal,” katanya.




