Jateng

Lakukan Pemetaan, Pemkab Semarang Optimalkan Pendapatan Sektor Pajak dan Pariwisata pada 2026

×

Lakukan Pemetaan, Pemkab Semarang Optimalkan Pendapatan Sektor Pajak dan Pariwisata pada 2026

Sebarkan artikel ini
Pemkab Semarang 2026
Fort Willem I Ambarawa. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah di tengah kebijakan efisiensi dan pengetatan keuangan pada tahun anggaran 2026.

Selain mengandalkan sektor pajak, Pemkab Semarang juga menaruh harapan besar pada peningkatan pendapatan dan penerimaan daerah dari sektor pariwisata.

“Saat ini kami terus melakukan penyisiran ulang terhadap potensi dari kedua sektor tersebut,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro, Sabtu, 31 Januari 2026.

Soekendro menegaskan, dalam upaya mendongkrak pendapatan dari sektor pajak, Pemkab Semarang tidak akan membebani masyarakat dengan menaikkan tarif pajak. Peningkatan pendapatan dilakukan dengan mengoptimalkan potensi yang sudah ada.

BACA JUGA: Gedongsongo Travel Mart 6 Gairahkan Industri Pariwisata Kabupaten Semarang

Salah satu langkah, lanjutnya, yakni menyisir kembali tunggakan-tunggakan pajak yang masih belum tertagih. Selain itu, dilakukan pula penghitungan ulang serta pencermatan terhadap potensi pendapatan pajak yang masih memungkinkan untuk digali.

“Penghitungan ulang dan pemetaan potensi pajak terus kami lakukan agar pendapatan daerah bisa lebih optimal,” jelasnya.

Hal serupa juga berlaku pada sektor pariwisata. Menurut Soekendro, masih terdapat berbagai potensi pajak dari sektor pariwisata di Kabupaten Semarang yang dapat Pemkab maksimalkan untuk menopang penerimaan daerah.

Oleh karena itu, langkah penyisiran dan pencermatan potensi pendapatan dari kedua sektor tersebut terus berlangsung guna memaksimalkan penerimaan daerah.

BACA JUGA: Makin Mudah dan Praktis, Bayar Tiket di 5 Destinasi Wisata Kabupaten Semarang Ini Kini Bisa via QRIS

Melalui strategi Pemkab tersebut, Soekendro berharap pendapatan daerah Kabupaten Semarang pada tahun 2026 dapat meningkat sesuai target.

Peningkatan itu harapannya mampu membantu menjaga stabilitas keuangan daerah di tengah tuntutan efisiensi anggaran akibat kebijakan keuangan pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan dengan strategi yang kami lakukan ini, Pemkab Semarang mampu menjaga sekaligus mewujudkan kemandirian keuangan daerah,” tandas Soekendro. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp