BLORA, beritajateng.tv – Warga di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas LPG 3 kilogram dalam beberapa hari terakhir. Meski stok di tingkat pangkalan disebut sesuai alokasi dari agen, tabung gas bersubsidi itu tetap cepat habis diserbu pembeli.
Siti Wardiani, warga Blora, mengaku harus berkeliling dari satu pengecer ke pengecer lain demi mendapatkan LPG 3 kg. Tabung tersebut rencananya akan ia jual kembali di tempat tinggalnya yang berada cukup jauh dari Kota Blora.
“Biasanya ada tengkulak yang keliling nganter, harganya Rp22 ribu. Saya jual lagi ke tetangga Rp24 ribu,” ujar Siti saat beritajateng.tv temui, Selasa, 24 Februari 2026.
BACA JUGA: Polisi Bongkar Penyuntikan Isi LPG 3 Kg ke Tabung Non-Subsidi di Semarang, Kerugian Capai Rp7,6 M
Namun, sudah tiga hari terakhir ia tak lagi mendapat pasokan dari tengkulak tersebut. Akibatnya, ia terpaksa berburu sendiri dengan mengendarai sepeda motor.
“Sekarang susah sekali. Datang ke pengecer sudah habis. Katanya baru datang, tapi langsung ludes,” keluhnya.
Keluhan serupa juga warga lainnya rasakan. Mereka menyebut makin sulit mendapatkan gas melon, terutama di tingkat pengecer. Setiap kali distribusi datang, stok disebut tak bertahan lama.
BACA JUGA: Beli LPG 3 Kg Pakai NIK Mulai 2026, Hanya untuk 40 Persen Masyarakat dengan Pendapatan Terendah
Sementara itu, Efendi, pemilik pangkalan LPG di Jalan Blora–Randublatung, menegaskan bahwa pasokan yang ia terima dari agen sesuai kuota. Dalam sepekan, ia mendapat jatah 140 tabung sebanyak tiga kali pengiriman.
“Kuota tetap, tidak ada pengurangan. Tapi memang begitu datang langsung habis warga beli,” kata Efendi.
Ia menduga tingginya permintaan menjadi penyebab utama cepat habisnya stok di pangkalan. Kondisi ini membuat warga yang tidak kebagian di pangkalan harus mencari ke pengecer dengan harga lebih tinggi.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab lonjakan permintaan tersebut. Warga berharap distribusi bisa bertambah agar kelangkaan tidak terus berulang. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





