Gaya Hidup

Langsung Cerai? Ini Solusi Saat Tidak Cocok Setelah Taaruf dalam Islam

×

Langsung Cerai? Ini Solusi Saat Tidak Cocok Setelah Taaruf dalam Islam

Sebarkan artikel ini
bisnis dekorasi pernikahan
Bisnis dekorasi pernikahan merupakan salah satu bidang yang paling terpukul saat Pandemi Covid-19. Begini sepak terjang mereka untuk bangkit. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

JAKARTA, beritajateng.tv – Taaruf, dan cara menyelesaikan konflik dalam berumah tangga untuk umat Islam menjadi topik menarik saat Khalid Basalamah berbincang dalam podcast bersama Richard Lee. Ia membahas pertanyaan penting yang sering muncul di kalangan pasangan muda.

Richard Lee menanyakan kemungkinan ketidakcocokan setelah menikah melalui taaruf. Pertanyaan tersebut relevan dengan realitas rumah tangga modern.

Khalid menjawab bahwa gesekan pasti terjadi. Laki-laki dan perempuan tumbuh dengan pola hidup berbeda. Ketika keduanya tinggal serumah, perbedaan itu memicu konflik.

BACA JUGA: Bukan Sekadar Kenalan, Ini Beda Taaruf dan Pacaran Menurut Ustadz Khalid Basalamah

Ia menegaskan bahwa Islam sudah menyediakan solusi rumah tangga islami. “Kalau ada masalah, kembalikan kepada Allah dan Rasul-Nya,” jelasnya. Ia merujuk prinsip kembali pada ajaran agama untuk menentukan benar atau salah.

Menurutnya, pasangan harus menjadikan Islam sebagai hakim. Jika salah satu pihak terbukti keliru, ia wajib meminta maaf. Pasangan lain harus memaafkan dan membuka lembaran baru.

Ia juga menyoroti fenomena pasangan yang berubah setelah menikah. Ada suami atau istri yang mulai rajin ibadah, sementara pasangannya tertinggal. Kondisi tersebut sering memicu ketegangan.

Ustadz Khalid mengingatkan agar pasangan fokus pada solusi, bukan penyesalan. Ia mengutip sabda Nabi Muhammad tentang larangan berkata “seandainya”. Sikap tersebut membuka pintu penyesalan berlebihan.

Solusi Rumah Tangga Islami, menurutnya, menekankan ikhtiar dan tawakal. Jika pasangan tetap menolak kebaikan, Islam memberi jalan terakhir berupa perceraian. Namun, ia menyarankan istikharah sebelum mengambil keputusan besar.

BACA JUGA: Gelar Kirab Maulid, Ponpes Al-Ikhlas Bugangan Semarang Luruskan Paham Keliru Soal Pesantren

Ia menegaskan bahwa pernikahan merupakan ibadah. Status sah membuat pasangan lebih berhati-hati menjaga hubungan. Ikatan keluarga dan kehadiran anak juga memperkuat komitmen.

Penjelasan tersebut memberi gambaran realistis tentang pernikahan. Taaruf bukan jaminan tanpa konflik. Namun, Islam menyediakan panduan lengkap untuk menghadapi setiap ujian. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp