Manajemen Trans Semarang menyatakan belum mengambil kesimpulan terkait tanggung jawab atas insiden tersebut.
Haris menilai seluruh pihak masih perlu menunggu hasil pendalaman fakta dan kondisi korban. Ia menegaskan manajemen tidak ingin terburu-buru menyalahkan satu pihak.
“Kalau kita tanya kesalahan, ya semuanya salah. Kita tidak bisa bilang salah si A atau si B. Yang jelas dari rekaman CCTV seperti itu,” katanya.
Pihak keluarga korban juga belum membahas lebih jauh terkait penyelesaian insiden tersebut.
Menurut Haris, pembicaraan akan terlaksana setelah korban selesai menjalani perawatan dan pulang dari rumah sakit.
“Kami sudah mendapat informasi bahwasanya untuk penyelesaian perkara baru akan kita diskusikan pasca korban pulang dari rumah sakit,” ujarnya. (*)





