BOGOR, beritajateng.tv – Baru-baru ini netizen heboh dengan sebuah kabar soal guru honorer yang dipecat dari SDN Cibeureum 1 Bogor. Adapun pemecatan tersebut turun dari perintah kepala sekolah yang berinisial NY pada Selasa, 12 September 2023.
Hal ini pun juga ramai mendapat perhatian publik di jagat maya. Pasalnya, sebuah video yang menampilkan keramaian di sebuah sekolah SD lantaran ada pemecatan itu tersebar oleh akun Instagram @terangmedia.
Adapun judul video yang akun tersebut tuliskan berbunyi:
“SEORANG GURU HONORER DI PECAT OLEH KEPALA SEKOLAH KARENA DUGAAN MELAPORKAN ADANYA PUNGLI.”
BACA JUGA:Gegara Pengharum Ruangan, Sebuah Rumah di Bogor Hancur Bak Kena Bom
Lebih detail, di dalam video tersebut terdapat seorang wanita yang memeluk guru honorer bernama Mohamad Reza Ernanda setelah mengucapkan kata-kata penyemangat.
Kabarnya, sang guru tidak saja berprestasi, tetapi juga jadi favorit anak-anak.
Lantas, apa yang menjadi penyebab guru honorer tersebut kepada sekolah pecat?
Guru Honorer Lapor Adanya Dugaan Pungli
Berdasarkan informasi yang beritajateng.tv dapat dari ndorobei.official, penyebab guru honorer itu kepala sekolah berhentikan adalah dugaan melaporkan adanya pungutan luar (pungli) yang kepala sekolah lakukan.
Berawal dari Reza yang melapor adanya dugaan pungli untuk kgiatan perpisahan.
Permintaan untuk para siswa kelas 6 membayar Rp 450 ribu per siswa, dengan rincian sebagai berikut :
– 100 ribu untuk acara perpisahan
– Rp 150 ribu untuk cinderamata guru
– 150 ribu untuk biaya peralatan
– Rp 50 ribu untuk konsumsi.
Tidak hanya siswa kelas 6 SD saja yang dimintai pungli. Berdasarkan keterangan dari Instagram tersebut, anak kelas 1 – 5 juga diminta untuk membayar sebesar Rp 100 ribu per siswa.
BACA JUGA:Heboh Suster Tega Lakukan Kerokan Pada Bayi 13 Bulan Hingga Merah Keunguan, Sang Ibunda Histeris
Karena laporan tersebut, sebanyak lima belas guru di SD tersebut pun mendapat hukuman. Namun hanya Reza saja yang sampai kena pecat oleh kepala sekolah.
Dalam surat keterangannya, tercantum alasan mengapa Reza kena pecat.
Alasan pertama adalah tudingan Reza mengambil data pribadi Whatsapp milik Kepsek sehingga menyebabkan konflik internal antar guru. Lalu, Reza yang ia sebut tidak memiliki loyalitas, nilai kepatuhan dan integritas kepada kepala sekolah bernisial NY.
Melihat hal ini pun tampaknya tak membuat orang-orang diam. Sebab, orang tua dan siswa SDN Cibereum 1 Bogor melakukan aksi unjuk rasa pada Rabu (13/09/2023).
Mereka menolak pemecatan Reza oleh oknum kepala sekolah secara sepihak.(*)





