Jateng

Latihan Bersama Tentara Indonesia dan Australia di Semarang Usai, Tahun 2027 ke Darwin

×

Latihan Bersama Tentara Indonesia dan Australia di Semarang Usai, Tahun 2027 ke Darwin

Sebarkan artikel ini
Penutupan Latma Wirra Jaya Ausindo 2026 di Kota Semarang, Jumat, 9 Oktober 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Penutupan Latma Wirra Jaya Ausindo 2026 di Kota Semarang, Jumat, 9 Oktober 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Barisan prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan Australian Army berdiri tegap dalam apel penutupan Latihan Bersama (Latma) Wirra Jaya Ausindo 2026 di Semarang, Jumat, 9 Oktober 2026.

Upacara tersebut menandai berakhirnya latihan militer yang berlangsung selama tiga pekan. Di mana isi materi mulai dari menembak, pertolongan medis dalam pertempuran, hingga bela diri taktis.

Di tengah barisan, personel kedua negara mengikuti rangkaian apel penutupan setelah menyelesaikan latihan sejak 18 September 2026.

Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya program latihan. Sekaligus evaluasi kemampuan dan kerja sama prajurit Indonesia-Australia dalam menjalankan skenario operasi militer.

Asisten Operasi (Asops) Kasdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf. Mahmud, mengatakan, Latma Wirra Jaya Ausindo 2026 melibatkan 125 personel TNI AD, dan 77 personel Angkatan Darat Australia.

“Latihan sejak tanggal 18 September 2026 hingga 9 Oktober 2026. Materi latihannya antara lain menembak, pertolongan kesehatan pertempuran, dan bela diri,” kata Mahmud usai apel penutupan.

BACA JUGA: Latihan Gabungan TNI-Australia di Semarang, Ada Simulasi Perang hingga Evakuasi Helikopter

Selain latihan fisik dan keterampilan tempur, kedua pihak juga menggelar diskusi teknis. Tujuannya untuk bertukar pengalaman mengenai pelaksanaan tugas dan prosedur yang satuan masing-masing terapkan.

Mahmud bilang, latihan bersama tersebut penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknis prajurit. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama militer kedua negara dalam menjaga keamanan kawasan.

“Selain menambah pengetahuan dan kemampuan secara teknis prajurit, latihan ini juga menunjukkan integrasi antara TNI Angkatan Darat dan Australia. Untuk menjaga suatu kawasan, kita harus menjalin kerja sama antarnegara tetangga,” katanua.

Pertama Kali Digelar di Semarang

Mahmud berkata, latihan bersama TNI AD dan Angkatan Darat Australia bukan kali pertama diselenggarakan di Indonesia. Sementara pelaksanaan Latma Wirra Jaya Ausindo secara khusus di Semarang menjadi pengalaman perdana.

Menurut dia, salah satu tantangan selama latihan berlangsung yakni kondisi cuaca yang panas dan lahan yang kering pada musim kemarau.

BACA JUGA: Target 10 Emas Porprov Jateng 2026, Kempo Kota Semarang Genjot Latihan 20 Atlet Pilihan

Kondisi tersebut menjadi perhatian, terutama ketika prajurit menjalani latihan menembak yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kondisi lahan kering. Kami juga melaksanakan latihan menembak sehingga harus berhati-hati. Jangan sampai kegiatan menembak justru menimbulkan percikan yang menyebabkan kebakaran,” kata Mahmud.

Karena itu, dia berucap, antisipasi terhadap potensi kebakaran menjadi salah satu hal yang diperhatikan selama pelaksanaan latihan.

Uji Kemampuan Prajurit Lewat Simulasi Tempur

Army Attache Australia, Kolonel David Gandy, mengatakan, rangkaian latihan ditutup dengan culminating activity. Artinya, kegiatan puncak untuk memperlihatkan hasil pelatihan dan tingkat interoperabilitas. Atau juga kemampuan bekerja sama yang telah dicapai prajurit kedua negara.

Dalam simulasi tersebut, pasukan gabungan yang terdiri atas personel TNI AD dan Australia menjalankan patroli untuk mendeteksi posisi musuh menggunakan drone.

BACA JUGA: Nala Indonesian Tea, Teh Artisan Asal Batang yang Tembus Pasar Australia hingga Eropa

Setelah lokasi tim ketahui, mereka melakukan tembakan langsung untuk menekan pergerakan lawan. Ini terjadi sebelum bergerak mendekati dan membersihkan posisi musuh.

Simulasi juga menguji kemampuan bela diri ketika prajurit menghadapi situasi saat senjata tidak dapat mereka gunakan. Rangkaian latihan kemudian berlanjut dengan skenario dua personel terluka yang harus tim evakuasi menggunakan helikopter.

David menilai kegiatan tersebut memperlihatkan kemampuan prajurit Indonesia dan Australia dalam menjalankan taktik secara terpadu.

“Menurut saya, kegiatan yang terakhir ini memperlihatkan bagaimana Australia bersama TNI bisa membersihkan rumah-rumah dan posisi musuh secara sangat efektif dan lancar. Tidak ada perbedaan berarti antara satuan Indonesia dan Australia,” katanya.

BACA JUGA: Emil Audero, Tinggalkan Klub Taipan Indonesia, Relakan Liga Champions

Dia berkata, pelaksanaan latihan tahun ini melibatkan personel dari sejumlah komando daerah militer di Indonesia, yakni Kodam Jaya, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, dan Kodam V/Brawijaya.

Keterlibatan sejumlah satuan tersebut dia nilai membuka kesempatan lebih luas bagi prajurit Indonesia untuk bertukar pengalaman dengan militer Australia.

David mengatakan, materi latihan juga disesuaikan dengan kebutuhan kedua negara. Termasuk pertukaran pengetahuan mengenai kesehatan tempur, kemampuan menembak, dan bela diri.

Latihan Berikutnya Berlangsung di Darwin

Setelah pelaksanaan di Semarang berakhir, Latma Wirra Jaya Ausindo terjadwal kembali berlangsung di Australia pada 2027. Darwin di wilayah utara negara tersebut menjadi lokasi yang David sebut.

Dia mengatakan, latihan bersama tersebut telah berlangsung sejak sekitar 2013. Saayt ini, kata dia, terus mengalami penyesuaian sesuai kebutuhan kedua negara.

BACA JUGA: Indonesia Vs Jerman, Ter Stegen Geser Posisi Maarten Paes di Ajax Amsterdam

Pada pelaksanaan tahun ini, materi latihan turut mempertimbangkan pengalaman operasi TNI di sejumlah wilayah penugasan, termasuk Lebanon Selatan, Kongo, dan Papua.

David berharap pertukaran pengalaman dan keterampilan melalui latihan bersama dapat memperkuat hubungan militer Indonesia-Australia. Sekaligus meningkatkan kesiapan prajurit dalam menghadapi berbagai situasi operasi.

“Saya sangat bangga bahwa latihan ini dapat terlaksana dengan lancar dan aman,” katanya. (*)

Editor: Diaz A Abidin

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp