Pendidikan

Asah Motorik dan Kreativitas, Belasan Murid TK Pamardiyoga Ikuti Latihan Pembuatan Donat

×

Asah Motorik dan Kreativitas, Belasan Murid TK Pamardiyoga Ikuti Latihan Pembuatan Donat

Sebarkan artikel ini
latihan pembuatan donat
Ajarkan kewirausahaan dan melatih daya motorik dan kreativitas siswa, para guru TK Pamardiyoga menggelar latihan pembuatan donat. (Arie Budi Kristanto Wibowo/beritajateng.tv)

UNGARAN, beritajateng.tv – Belasan murid TK Pamardiyoga bersama kepala TK Pamardiyoga Federika Purwaningsih ikuti pembelajaran luar kelas yang menarik. TK yang bertempat di Dusun Setro, Desa Gondoriyo, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang itu mendidik anak-anak dalam pengembangan kewirausahaan. Aspek tersebut mengajarkan anak secara langsung dan nyata untuk mengimplementasikan kegiatan wirausaha dalam bentuk latihan pembuatan donat.

Mengenai latihan pembuatan donat ini, Wakil Kepala TK Pamardiyoga, Lia Puji Lestari, M.Pd., berujar bahwa kegiatan ini menjadi ajang bagi anak-anak untuk melatih keahlian mereka di luar kelas.

“Pembuatan donat ini melatih motorik kasar anak dan kreativitas anak-anak di TK Pamardiyoga,” ujar Lia.

Ia pun mengatakan bahwa latihan pembuatan donat tersebut pihaknya adakan untuk membekali para siswa dengan keterampilan di luar akademik.

“Kegiatan yang siswa lakukan ini harapannya ke depan akan menjadi bekal siswa sewaktu dewasa, sekaligus akan ada penggalaman baru bagi mereka,” ungkapnya.

Meskipun sebetulnya pelajaran kewirausahaan terlalu dini untuk anak seusia TK, para guru menggelar kegiatan itu untuk memberi pengetahuan baru kepada para siswa.

Latihan Pembuatan Donat Sesuaikan Pelajaran Tema Pekerjaan

“Pada tema pekerjaan ini sebagai pendidik, kita membuat kesepakatan untuk mengadakan kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan anak tentang kewirausahaan yaitu pembuatan donat,” imbuh Lia.

Menurut ia, saat praktik pembuatan donat berlangsung, anak-anak pun tampak antusias. Hal itu terlihat dari awal sampai finishing pengepakan kue donat, para siswa khidmat memperhatikan.

Lia pun menambahkan, “Harapan kami sebagai pendidik dapat menciptakan kreatifitas anak di kemudian hari apabila ingin menciptakan peluang kewirausahaan sendiri.”

“Program ini setiap semester dilaksanakan sesuai tema, bahkan untuk bahan baku pihak sekolah berupaya menyediakan melalui anggaran khusus,” jelasnya.

Anggaran untuk kegiatan tersebut pun sebenarnya terbatas. Namun, para guru tetap mengupayakan pengadaannya demi memberikan suatu hal baru bagi para siswa.

“Walaupun lembaga TK Pamardiyoga (sebetulnya) sekolah yang kecil dan minim anggaran. Namun, demi memberi motivasi kepada anak, kami tetap menyelenggarakan kegiatan (latihan pembuatan donat) tersebut, ” tandas Lia. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp