Gen Z terkenal sebagai angkatan yang menyukai hal yang anti ribet, sat set dan simple. Nah, mengetahui law of attraction ini cukup meyakinkan mereka untuk menerima ‘eksistensinya’. Bagaimana tidak? Konsep ‘mikir-mikir positif bikin hidup kita jadi positif’, siapa yang tidak suka dengan konsep sederhana tersebut?
BACA JUGA: Sering Dengar Kata Salty, Red Flag, FOMO? Ini Kata Pakar Unnes Soal Hobi Gen Z Suka Bikin Istilah Baru
Meskipun law of attraction ini ramai di media sosial dan populer di kalangan motivator, hingga kini masih belum ada bukti konkret secara ilmiah untuk menjelaskan bahwa hukum tarik menarik ini ada. Bahkan, secara umum, law of attraction masih dipandang sebagai ilmu semu atau pseudoscience karena tak memiliki dasar ilmiah.
Dari sini, dapat kita pahami bahwa logika mistika, dengan segala kekaburan dan ketidakpastiannya, tampak semakin tidak sesuai dengan tuntutan kebutuhan ilmiah dan teknologis yang semakin meningkat. Oleh karena itu, relevansinya di era ini dapat teranggap sebagai beban berat bagi kemajuan intelektual dan inovasi. (*)


