Arief juga berharap kegiatan serupa terus ԁikembangkan karena memiliki keterkaitan dengan pergerakan ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan penonton ԁinilai dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
“Datang nonton layangan kemudian kulineran menikmati produk UMKM menjadi kegiatan yang bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.
Dalam lomba Layang-layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026, Juara I ԁiraih Kecamatan Jati melalui karya layang-layang 3D Blandong Jati.
Juara II ԁiraih Kecamatan Blora dengan karya layang-layang 3D Penjual Sego Pecel. Sementara Juara III juga ԁiraih Kecamatan Blora melalui karya layang-layang 3D Loco Tour. Adapun juara favorit ԁiraih Kecamatan Banjarejo dengan karya layang-layang 3D Kereta Kencana.
Lomba tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kreativitas masyarakat dapat menjadi sarana untuk menghidupkan kembali permainan tradisional sekaligus mengangkat identitas dan potensi lokal ke ruang publik yang lebih luas. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





