Chef Louis Kienne, Marsaid, menjelaskan strategi yang di terapkan adalah subsidi silang antar-menu. Hidangan berbahan baku impor seperti salmon, tenderloin, dan sirloin memiliki biaya produksi lebih tinggi. Namun diimbangi menu lain yang menggunakan bahan lokal berkualitas dengan biaya lebih rendah.
“Yang mahal itu seperti salmon, tenderloin, dan sirloin karena menggunakan daging impor Australia. Sementara ada bahan lokal seperti kangkung, gurami, atau lumpia dengan rebung yang kualitasnya tetap bagus dan biayanya lebih rendah. Jadi biaya antar-menu saling menutup sehingga kami tidak perlu menaikkan harga,” jelas Marsaid.
BACA JUGA: Immoderma Semarang Dukung Pendidikan Alquran Lewat Imtihan TPQ Khairunnisa
Dengan strategi tersebut, harga menu baru di Louis Kienne tetap berada pada kisaran Rp35.000 hingga Rp200.000, sekaligus memberikan pilihan kuliner yang lebih beragam bagi tamu selama musim liburan. (*)
Editor: Farah Nazila





