SEMARANG, beritajateng.tv – Kehadiran sekitar 50 jenis satwa dalam ajang Pesona Gembira Loka di The Park Mall Semarang pada 12-21 Juni 2026 tidak hanya membawa misi edukasi konservasi. Interaksi satwa yang di tampilkan selama kegiatan berlangsung juga mengacu pada standar kesejahteraan satwa yang lembaga konservasi modern terapkan.
Head of Public Relations and Marketing Communications Gembira Loka Zoo, Leonardus Wical Zelena Arga, mengatakan kegiatan yang mengusung konsep zoo in the mall tersebut memang telah beberapa kali berbagai pihak adakan.
Namun, Pesona Gembira Loka memiliki sejumlah pembeda, terutama dalam aspek pengelolaan satwa.
Menurut dia, sekitar 50 jenis satwa akan dibawa ke Semarang dengan jumlah individu yang berbeda pada masing-masing jenis.
“Ada 50 jenis satwa, tapi setiap jenis nanti beda-beda bawanya,” ujarnya pada Senin, 8 Juni 2026.
BACA JUGA: Talkshow MengEMASkan Indonesia Hadir di UNNES, Cara Pegadaian Edukasi Generasi Muda
Leon menjelaskan, pengunjung memang dapat berinteraksi dengan sejumlah satwa. Namun seluruh aktivitas tersebut terlaksana berdasarkan pedoman dari South East Asian Zoos Association (SEAZA) yang berfokus pada standar kesejahteraan satwa di lembaga konservasi.
“Yang menjadi pembeda adalah kami memiliki interaksi satwa. Tetapi interaksi itu berpedoman pada SEAZA. Jadi pameran yang kami gelar di dalam mal sudah menerapkan aturan-aturan yang tersepakati terkait kesejahteraan satwa,” katanya.
Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kegiatan edukasi di ruang publik. Sebab, selain memberikan pengalaman melihat satwa dari dekat, Gembira Loka juga ingin memastikan kenyamanan dan kondisi satwa tetap terjaga selama berada di luar habitat permanennya.
Edukasi Satwa Terkemas Lewat Permainan dan Interaksi Langsung
Selama 10 hari penyelenggaraan, Pesona Gembira Loka menghadirkan beragam permainan edukatif seperti Blooket, Minzoo Berkata, Puzzle, Herping, Bird Watching, Eatbulaga, Tebak Gambar, Scavenger Hunt, Bisa/Tidak Berbisa, hingga Pilah Pilih.
Selain permainan, pengunjung juga dapat mengikuti Presentasi Edukasi Satwa (PES), keeper talk enrichment, dan enrichment class yang membahas perilaku satwa, enrichment, hingga pentingnya konservasi.





