Olahraga

Liga 1 : Persis Solo Ditahan Imbang, Persijap Tumbang dari Malut, Makin Sulit Keluar Zona Degradasi

×

Liga 1 : Persis Solo Ditahan Imbang, Persijap Tumbang dari Malut, Makin Sulit Keluar Zona Degradasi

Sebarkan artikel ini
Madura United Vs Persis Solo
Ilustrasi. Madura United Vs Persis Solo. (Foto: Pexels).

SOLO, beritajateng.tv – Dua wakil asal Jawa Tengah kini tengah menghadapi situasi pelik dalam upaya menjauhi kasta bawah klasemen kompetisi liga 1 indonesia. Kabar terbaru mengenai nasib Persis Solo Persijap semakin memprihatinkan setelah keduanya gagal memetik kemenangan maksimal pada laga pekan ke-21 yang berlangsung hari ini.

Persis Solo harus puas berbagi angka dengan skor imbang 2-2 saat menjamu Madura United di Stadion Manahan pada Jumat sore.

Sementara itu, Persijap Jepara justru menelan pil pahit usai tumbang dengan skor telak 4-0 kala bertamu ke markas Malut United malam ini.

Laskar Sambernyawa sebenarnya memiliki ambisi besar untuk meraih poin penuh demi memperbaiki posisi mereka yang masih tertahan sebagai juru kunci. Hasil imbang tersebut membuat perolehan poin tim asuhan Milomir Seslija hanya bertambah satu angka menjadi total 12 poin saja.

Padahal manajemen sudah melakukan investasi besar guna memperkuat komposisi pemain agar tim bisa tampil lebih kompetitif pada putaran kedua. Namun, lini pertahanan tuan rumah nampak masih memiliki celah yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh barisan penyerang tim tamu.

BACA JUGA : Daftar Pemain PSIS Liga 2 Putaran Ketiga : Perombakan Pemain Langkah Berani PSIS Guna Keluar Zona Degradasi Liga 2

Update Klasemen dan Nasib Persis Solo Persijap Musim Ini

Kekalahan menyakitkan Persijap Jepara di Stadion Gelora Kie Raha semakin memperburuk keadaan bagi perwakilan sepak bola wilayah pantai utara Jawa Tengah. Laskar Kalinyamat tidak mampu meredam agresivitas serangan Malut United yang tampil sangat dominan sejak menit awal babak pertama dimulai.

Hasil minor tersebut menahan posisi Persijap pada peringkat ke-17 dengan raihan 15 poin, sehingga bayang-bayang turun kasta semakin nyata. Kondisi kritis ini memaksa kedua tim Jawa Tengah tersebut bekerja ekstra keras pada laga-laga selanjutnya demi menjaga gengsi daerah.