Politik

Politisi Senior PPP Jateng Bongkar Dana Saksi Pemilu 2024, Cair Rp7 Miliar Sesuai Target Kursi!

×

Politisi Senior PPP Jateng Bongkar Dana Saksi Pemilu 2024, Cair Rp7 Miliar Sesuai Target Kursi!

Sebarkan artikel ini
Partai Gajah
Jajaran pengurus dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat foto bersama usai Muswil IX di Hotel Patra Semarang & Convention, Sabtu, 7 Februari 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Polemik dana saksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk Pemilu 2024 lalu di Jawa Tengah terus bergulir. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPW PPP Jateng, Mohammad Syahir angkat bicara.

Menurut Syahir, dana saksi dari DPP PPP saat itu diterima Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie bersama Sekretaris DPW Suyono dari tangan Plt Ketua Umum PPP Mardiono di rumahnya, daerah Permata Hijau menjelang hari pencoblosan Pemilu 2024. Jumlahnya sekitar Rp 7 miliar lebih.

“Saat itu, Pak Mardiono mengatakan DPP hanya bisa membantu dana saksi separuh dari jumlah saksi pada semua daerah dan untuk kegiatan semacam pelatihan saksi kami eguhkan dari dana tersebut,” ujar politisi senior PPP tersebut.

BACA JUGA: Tanggapi Konflik Penggelapan Dana Saksi Pemilu 2024 DPW PPP Jateng, Mardiono: Kita Tabayun Dulu

Ia menambahkan, Masruhan dan Suyono kemudian berkoordinasi dengan Sekjen PPP saat itu, Arwani Thomafi yang juga menjadi pembina dapil Jateng. Dalam pertemuan tersebut, mereka sekaligus menyerahkan dana saksi untuk dapilnya Jateng 3.

Dana saksi selanjutnya mereka rapatkan bersama anggota fraksi PPP DPRD Jateng di ruang fraksi. Rapat itu menghasilkan keputusan besaran uang saksi berdasarkan validitas usulan nama-nama dari DPC dan pertimbangan target kursi untuk DPRD Jateng serta DPR RI.

“Jumlahnya masing-masing cabang bervariasi tergantung pertimbangan tersebut,” ujarnya.

Dana saksi PPP kisaran Rp150 juta hingga Rp200 juta

Jika daerah tersebut menjadi target perolehan kursi dan data valid, jumlah uang saksi pada kisaran Rp150 juta hingga Rp200 juta. Namun jika datanya kurang valid dan tidak menjadi target dapat kursi seperti Sukoharjo, besaran uang saksi tak sampai Rp100 juta.

BACA JUGA: Gus Yasin Bantah Masruhan Diberhentikan dari Ketua PPP Jateng: DPP Jangan Memecah, 2029 Kita Butuh Suara

Menurutnya, untuk Pemalang sebagaimana Ketua DPC Fahmi Hakim sampaikan, mendapatkan Rp200 juta dari Suyono yang juga caleg pusat dari dapil Jateng 10 dan dari Masruhan Rp150 juta untuk saksi pengamanan suara.