SEMARANG, beritajateng.tv – Film Sore: Istri dari Masa Depan resmi tayang di bioskop Indonesia sejak 10 Juli 2025. Cerita romantis yang lintas waktu ini begitu terasa dekat dan personal dibalut oleh lagu-lagu yang berhasil menyampaikan emosi tiap adegan dengan lembut.
Soundtrack-film Sore dipilih dengan cermat oleh sutradara Yandy Laurens, bukan sekadar latar, tapi bagian penting dalam mendalami karakter dan konflik batin tokoh utama.
Berikut rekomendasi soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan yang wajib masuk dalam list-mu!
Soundtrack Film Sore: Istri dari Masa Depan
BACA JUGA: Di Balik Romansa Lintas Waktu, 5 Fakta Unik Film Sore: Istri dari Masa Depan
Forget Jakarta
Lagu pembuka Forget Jakarta dari Adhitia Sofyan membawa warna nostalgia dan harapan. Dinyanyikan sepenuh hati dalam bahasa Inggris, lagu ini mengekspresikan keinginan untuk melepaskan kenangan kota dan memulai lembaran hidup baru bersama orang tercinta, meskipun masa lalu tak mudah untuk dilupakan.
Aransemen yang minimalis namun puitis membuat Forget Jakarta sangat easy listening, cocok untuk membuka film ini dengan penuh haru.
Gaze
Masih dari Adhitia Sofyan, lagu Gaze mengajak penonton berada dalam pusaran kenangan dan tatapan yang sulit diucapkan. Lirik dan nada lagu ini menggambarkan bagaimana seseorang menginginkan momen untuk bertahan lebih lama meski akhir telah tiba.
Atmosfernya lembut, penuh ruang untuk melamun. Gaze cocok sekali untuk adegan reflektif atau flashback dalam film yang menekankan emosi waktu dan hubungan manusia.
BACA JUGA: Bertabur Bintang, Cek Rekomendasi Film Korea Agustus 2025 yang Wajib Ditonton K‑Drama Lovers
Pancarona
Barasuara membawakan dua lagu yang sangat kuat secara emosional dalam soundtrack film ini. Pancarona menampilkan perasaan ragu, rindu dan konflik batin cinta yang belum tuntas.
Liriknya puitis, membuat suasana film semakin mendalam dalam momen-momen kritis konflik hubungan. Nada-nadanya cukup easy listening meski membawa rasa berat, sehingga tetap terasa menyatu dalam cerita tanpa mendominasi suasana film.
Terbuang dalam Waktu
Untitled terasa menjadi soundtrack utama film ini. Terbuang dalam Waktu oleh Barasuara rilis 8 Agustus 2023 dan menjadi klimaks emosional cerita.
Lagu ini mencerminkan perdamaian, penerimaan luka, serta harapan tentang cinta yang melampaui batas waktu. Aransemen yang dramatis namun tetap enak didengar memberi klimaks penuh makna di bagian akhir cerita film Sore.
BACA JUGA: List Film dan Serial Netflix Agustus 2025, Mulai dari Drama, Thriller, sampai Animasi Keren
Hingga Ujung Waktu
Sheila on 7, Hingga Ujung Waktu, lagu legendaris yang rilis sejak 2002 dan menjadi bagian yang sangat pas saat rolling credits. Dengan tema janji cinta yang abadi dan penuh harapan, lagu ini menjadi penutup yang manis untuk semua kalangan.
Suaranya yang familiar membuat penonton bisa merasa nostalgia sekaligus terhibur tanpa harus memahami konteks yang kompleks.
Mengapa OST Film Sore Begitu Easy Listening dan Berkesan?
Musik-musik dari Adhitia Sofyan, Barasuara, dan Sheila on 7 terpilih bukan hanya karena kualitas mereka, tapi juga karena keselarasan nuansa dengan tema film. Lagu-lagunya membawa emosi bersama-sama dengan cerita lintas waktu yang penuh refleksi tentang hidup, cinta, dan perubahan.
BACA JUGA: Deretan Film Indonesia Agustus 2025, Genre Horor hingga Slice of Life
Nada lembut, aransemen yang tidak berlebihan, dan lirik yang puitis membuat soundtrack ini easy listening tanpa harus menjadi penggemar musik indie khusus.
Soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan bukan hanya pelengkap visual, tetapi juga pembentuk atmosfer emosional dalam cerita. Dari Forget Jakarta yang penuh harapan, Gaze yang menyimpan rindu, hingga Pancarona dan Terbuang dalam Waktu yang membawa klimaks batin, serta Hingga Ujung Waktu sebagai penutup romantis. Semua lagu ini menyatu dengan cerita film dan membuatnya terasa utuh dan sangat easy listening. (*)





