Nasional

LKPP Berhasil Mengefisiensi Rp2,07 T pada 2023, Hendrar Prihadi: KPU Bisa ‘Hemat’ Sampai Rp500 M

×

LKPP Berhasil Mengefisiensi Rp2,07 T pada 2023, Hendrar Prihadi: KPU Bisa ‘Hemat’ Sampai Rp500 M

Sebarkan artikel ini
kepala LKPP hendrar prihadi | LKPP Efisiensi
Kepala LKPP Hendrar Prihadi menghadiri sosialisasi pengadaan barang/jasa di Kabupaten Kendal, Rabu, 3 April 2024. (Foto: LKPP)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pada tahun 2023 lalu, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) berhasil melakukan efisiensi sebanyak Rp2,07 triliun.

Hal itu terungkap oleh Kepala LKPP, Hendrar Prihadi, saat beritajateng.tv hubungi melalui sambungan WhatsApp.

“Selain percepatan transaksi lewat katalog, tahun 2023 kita efisiensi Rp2,07 Triliun,” ujar Hendi, sapaan akrabnya.

Ia menuturkan, efisiensi itu bisa pihaknya lakukan lantaran LKPP membuat metode atau sistem apabila terdapat kementerian, lembaga pemerintah, maupun pemerintah daerah yang meminta supervisi terhadap LKPP.

BACA JUGA: Hendrar Prihadi Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Sayung, Bupati Demak Apresiasi LKPP

Salah satu lembaga yang meminta pengawasan kepada LKPP, tutur Hendi, ialah Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut keterangannya, sebanyak Rp500 miliar berhasil LKPP efisiensi untuk KPU.

“Misalnya KPU, kita buat konsolidadi pengadaan dari nilai pagunya KPU. Kemarin ada hampir Rp500 M yang kita efisiensi,” bebernya.

Selain itu, BKKBN pun turut masuk dalam daftar efisiensi oleh LKPP menurut Hendi.

“BKKBN minta tolong LKPP lelang untuk alat kesehatan (alkes). Itu bisa kita efisiensi, untuk 2023 kemarin ada konsolidasi nego harga sampai hemat Rp2 triliun,” jelasnya.

Lembaga Pemerintah maupun Pemda mesti tiru efisiensi LKPP

Menurut Hendi, efisiensi tersebut mesti lembaga pemerintah maupun pemerintah daerah lainnya tiru.

“Itu harus kementerian dan lembaga lainnya tiru, karena resources kita ini tidak bisa satu per satu. Ada efisiensi sampai Rp2 T yang bisa LKPP lakukan, karena lembaga tadi meminta langsung pada LKPP,” bebernya.

Lebih lanjut, LKPP pun Hendi akui berperan dalam proses pengadaan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Percepatan itu pihaknya lakukan dengan katalog elektronik atau e-katalog.

BACA JUGA: Kunjungi Ponpes Girikusumo, Ketua LKPP Hendrar Prihadi Ajari Santri Jadi Pengusaha Lewat e-Katalog

“Kami berproses di situ, termasuk kita keluarkan peraturan mengenai pengadaan barang ke IKN. Ada 30-an pegawai kita kirimkan buat pengadaan di IKN,” terangnya.