Contoh lainnya terdapat di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan di Kota Semarang. Adapun KKMP tersebut tidak hanya menjual barang dari luar, namun juga mengembangkan produk yang ԁihasilkan oleh para anggotanya. Terdapat anggota yang memiliki usaha telur maupun produk UMKM lainnya yang kemudian ikut ԁipasarkan melalui koperasi tersebut.
“Contoh KKMP Sampangan di Semarang itu kan dia merekrut anggota yang punya usaha telur, semisal, terus ada produk UMKM yang menjadi anggota di situ dia kembangkan, KKMP ikut menjual produk-produk anggotanya,” tuturnya.
Model tersebut ia nilai mampu mendorong omzet koperasi. Desy menyebut omzet KDKMP Sampangan telah mencapai sekitar Rp500 juta.
“Itu juga bagus ya di Sampangan itu bisa sampai sudah sampai Rp500 juta ada,” pungkas Desy. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





