SEMARANG, beritajateng.tv – Sore hari di kawasan Kota Lama Semarang terasa berbeda selama libur panjang. Deretan bangunan berarsitektur kolonial ԁipadati wisatawan yang berjalan santai, berburu foto, menikmati kuliner, hingga mengabadikan momen dengan mengenakan kebaya tradisional.
Beberapa keluarga tampak berpose di depan Gereja Blenduk. Sementara rombongan anak muda hingga pasangan mencari sudut terbaik untuk berfoto di depan Gedung Marba.
Momen liburan itu turut membawa berkah bagi pelaku usaha penyewaan kebaya di Kota Lama. Salah satunya adalah Hero Creative Sudut Kota Lama Semarang, yang mencatat lonjakan penyewa selama periode long weekend dan musim liburan.
Supervisor Hero Creative Sudut Kota Lama, Adinda Khalifah Nuraini, mengatakan jumlah penyewa mengalami peningkatan signifikan ԁibanding bulan-bulan sebelumnya.
BACA JUGA: Agustina Respons Parkir Liar Rp40 Ribu Kota Lama, Minta Pengawasan Ketat Satpol dan Dishub
“Ada peningkatan sih. Lumayan pesat ya, mengingat bulan [Mei] ini banyak tanggal merah dan long weekend,” ujarnya saat beritajateng.tv temui pada Minggu, 31 Mei 2026.
Menurut Adinda, pada hari biasa pihaknya hanya melayani sekitar lima hingga tujuh sesi penyewaan per hari. Namun saat memasuki musim liburan dan akhir pekan panjang, jumlahnya melonjak drastis.
“Kalau hari-hari biasanya sehari paling lima sampai tujuh sesi. Nah, kalau high season bulan ini bisa sampai 20, hampir 30 sesi per hari,” katanya.
Keluarga hingga Prewedding Jadi Pelanggan Terbanyak Sewa Kebaya di Kota Lama Semarang
Menariknya, penyewa kebaya tidak hanya datang dari kalangan wisatawan individu. Adinda menyebut keluarga menjadi segmen yang paling banyak memanfaatkan layanan tersebut selama libur panjang.
“Kalau long weekend ini kebanyakan famili, terus ada juga anak-anak sekolah, SD, SMP, SMA. Banyak juga wedding dan prewedding. Untuk wedding dan prewedding memang lagi pesat-pesatnya bulan ini,” jelasnya.
Ia menuturkan tren peningkatan mulai terasa sejak momentum Lebaran dan terus berlanjut hingga libur Idul Adha serta sejumlah tanggal merah sepanjang bulan ini.
BACA JUGA: Parkir Liar Rp40 Ribu Kota Lama Semarang, Pengamat Sebut Bisa Ancam Pariwisata
Paket penyewaan yang ԁitawarkan cukup beragam. Untuk paket reguler, pengunjung cukup membayar mulai Rp125 ribu per orang, sudah termasuk kebaya, aksesori, hijab, sandal, jasa fotografer, dan 15 file foto.
Sementara paket prewedding ԁibanderol mulai Rp650 ribu, dengan tambahan biaya make up sekitar Rp100 ribu.
Hero Creative juga melayani penyewaan busana tanpa sesi foto dengan tarif sekitar Rp150 ribu per orang untuk penggunaan selama 24 jam.
Wisatawan Rela Datang dari Kendal Demi Foto Keluarga
Salah satu pengunjung, Vita Hasna, mengaku sengaja datang dari Kaliwungu, Kabupaten Kendal, untuk mengabadikan momen wisuda anaknya bersama keluarga di Kota Lama Semarang.
“Mumpung pas momennya anakku habis wisuda, jadi sekalian foto keluarga di sini,” katanya.
Vita mengaku puas dengan layanan yang ԁiberikan karena harga yang ԁinilai terjangkau namun tetap mendapatkan hasil yang memuaskan. Ia datang bersama tiga anggota keluarga lainnya dan memanfaatkan paket foto keluarga yang menurutnya cukup ekonomis.
BACA JUGA: Polisi Amankan Tiga Jukir Liar Patok Tarif Rp40 Ribu di Kota Lama Semarang
“Menurut saya recommended banget ya. Dengan harga yang signifikan murah, foto pun ԁiarahkan gayanya. Menurut aku lumayan bagus,” ujarnya.
Selain hasil foto, ia juga mengapresiasi fotografer yang membantu mengarahkan pose sehingga keluarga tidak merasa canggung saat sesi pemotretan berlangsung.
“Sangat ԁimudahkan karena kita enggak kaku banget untuk bergaya, jadi ԁiarahkan sama masnya,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





