Dia mendorong adanya evaluasi teknis menyeluruh dan pengawasan berkelanjutan terhadap proyek-proyek infrastruktur, terutama yang berada di kawasan rawan bencana.
Agus menilai, upaya mitigasi hanya akan efektif jika didukung koordinasi lintas instansi yang kuat, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan di lapangan.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kalau perencanaan matang, pengawasan kuat, dan semua pihak bersinergi, risiko bencana bisa di tekan dan dampaknya dapat di minimalkan,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





