Hukum & Kriminal

LPSK Ungkap Fakta Kematian Iko Juliant: Diantar 4 Orang Berseragam ke RS, Luka Benda Tumpul Kasar

×

LPSK Ungkap Fakta Kematian Iko Juliant: Diantar 4 Orang Berseragam ke RS, Luka Benda Tumpul Kasar

Sebarkan artikel ini
Fakta Iko
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Wawan Fahrudin, saat dijumpai di Kantor LPSK Jawa Tengah, Kota Semarang, Minggu, 14 September 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Sayangnya, nyawa Iko tak bisa terselamatkan. Pada pukul 15.35 WIB, Iko dinyatakan meninggal dunia. “Penyebab kematian disampaikan karena gagal jantung dan pendarahan di bagian abdomen,” ucapnya.

LPSK desak pihak rumah sakit berikan hasil visum tiga korban lainnya

Lebih lanjut, Wawan menjelaskan Iko dan Ilham diantar ke RSUP Kariadi menggunakan mobil dobel kabin hitam oleh empat orang berseragam. Wawan menolak mengatakan bahwa empat petugas itu merupakan oknum dari kepolisian.

“Saya sampaikan itu petugas ya, bukan oknum. Sesuai fakta ada empat orang berseragam hitam yang menurunkan Saudara Iko dan Ilham di RSUP Kariadi pada pukul 03.10 WIB,” tegasnya.

Namun, ia belum bisa memastikan identitas keempat orang tersebut. “Ini belum bisa kami analisa lebih dalam. Kami hanya menyampaikan sesuai fakta yang pihak rumah sakit jelaskan dan rekaman CCTV,” tambahnya.

Meski telah menerima hasil visum Iko, LPSK masih menunggu keterangan lengkap soal tiga korban lainnya.

BACA JUGA: Ada Bukti Kekerasan di Kasus Iko Juliant, LBH Semarang Nilai Polisi Tak Profesional: Pernyataannya Berubah-ubah

“Visum Ilham katanya masih diperbaiki, yang dua lainnya tidak ada keterangan apa pun. Pihak rumah sakit fokus pada penyebab kematian Saudara Iko,” jelas Wawan.

LPSK memastikan akan segera meminta secara resmi hasil visum lengkap ke RSUP Kariadi.

“Kami dari LPSK akan meminta secara resmi agar pihak rumah sakit menyampaikan hasil visum seluruh korban. Ini penting untuk memastikan kebenaran kronologis maupun penyebab luka,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp