Jateng

Marak Karhutla Selama Kemarau Panjang, Gus Yasin Minta Perokok Tak Buang Puntung Sembarangan

×

Marak Karhutla Selama Kemarau Panjang, Gus Yasin Minta Perokok Tak Buang Puntung Sembarangan

Sebarkan artikel ini
Karhutla
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin, saat ditemui di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 24 Agustus 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan mengungkap kerugian dari dampak kejadian karhutla mencapai miliaran rupiah. Jumlah kerugian yang lebih besar muncul dari kebakaran pemukiman dan gedung.

Bergas mengungkapkan, berdasarkan hasil pemetaan dampak karhutla, ԁiperkirakan nilai kerugian materiil mencapai Rp1,7 miliar.  Sedangkan untuk kebakaran permukiman dan gedung yang berjumlah 281 kejadian. Untuk kerugian mencapai Rp31,7 miliar.

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Jawa Tengah 6 Agustus 2026, BMKG Ingatkan Potensi Karhutla dan Gelombang 4 Meter

“Kerugian untuk hutan lahan ini sebesar Rp1,7 miliar. Kalau gedung sama permukiman yang kebakaran kerugiannya sampai Rp31,7 miliar,” tutur Bergas, Rabu, 19 Agustus 2026.

Bergas menjelaskan, area hutan dan lahan yang terkena imbas kebakaran selama musim kemarau panjang tahun ini dari data BPBD Jawa Tengah seluas 306 hektare.

Secara rinci, katanya jumlah kejadian karhutla sepanjang Januari hingga 9 Agustus 2026 sebanyak 166 kali. Di samping itu, kata Bergas, karhutla telah melanda 32 kabupaten/kota yang mana wilayah Pantura Timur yang kerap mengalami kebakaran hutan dan lahan. Seperti Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, dan Kabupaten Sragen.

Spot-spot kebakaran juga terpantau di kawasan Pantura seperti Pemalang, serta wilayah pegunungan dan dataran tinggi seperti Magelang, Klaten, dan Karanganyar.

Lahan yang kerap terbakar, lanjutnya ԁidominasi areal perkebunan tebu. Perilaku para petani tebu yang sering membakar lahan pasca panen turut berkontribusi menimbulkan maraknya kebakaran lahan belakangan ini. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp