UNGARAN, beritajateng.tv – Saat ini, proyek revitalisasi Fort Willem I atau Benteng Pendem Ambarawa, Kabupaten Semarang, oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) masih terus berlangsung.
Rencananya, proyek revitalisasi situs bangunan cagar budaya yang dibangun pada tahun 1834 ini akan dioptimalkan untuk destinasi wisata, dan targetnya rampung pada tahun 2025.
Kendati begitu, konsep kerja sama pengelolaan dan pemanfaatan tempat tersebut untuk tujuan pariwisata antara Pemkab Semarang dengan TNI AD secara detail masih belum matang.
Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Semarang, Wiwin Sulityowati, pun mengonfirmasi hal ini saat ditemui di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Selasa, 14 Januari 2025.
Pasalnya, proses revitalisasi Benteng Pendem Ambarawa hingga kini belum beres. Terlebih, kata Wiwin, biasanya akan ada penyerahan terlebih dahulu kepada TNI AD. Hal itu lantaran Benteng Pendem Ambarawa berada di bawah kewenangan TNI AD.
BACA JUGA: Banyu Bening Villa Resort, Hunian yang Suguhkan Pemandangan Indah Rawa Pening Berlatar Pegunungan
“Belum sampai ke sana, menunggu penyerahan terlebih dahulu, baru teknis kerja samanya nanti seperti apa,” tutur Wiwin.
Kendati begitu, lanjut Wiwin, terkait kerja sama dalam pengelolaan destinasi wisata antara Pemkab Semarang dengan pihak-pihak lain sudah ada pola (skema) berikut regulasi dan ketentuannya.
“Misalnya, terkait berapa komposisi serta persentase sharing pendapatannya. Seperti yang sudah berlangsung antara Pemkab Semarang bersama dengan Perhutani selama ini. Begitu pula antara Pemkab Semarang dengan pihak-pihak lain,” ungkapnya.
“Saya kira untuk polanya juga tidak akan jauh berbeda dengan kerja sama-kerja sama yang selama ini sudah ada,” ia menambahkan.
Benteng Pendem Ambarawa akan menjadi destinasi wisata baru
Yang jelas, lanjut Wiwin, dengan adanya Benteng Pendem Ambarawa yang sudah terevitalisasi dan beroleh pengembangan, nantinya tempat itu akan menjadi destinasi wisata baru yang memberikan dampak positif.
Ia menyebut tempat tersebut akan menjadi salah satu destinasi wisata favorit baru, selain sejumlah destinasi serta daya tarik tujuan wisata yang memang sudah ada di wilayah Kabupaten Semarang.
Artinya, kata Wiwin, akan ada manfaat besar bagi pendapatan dari sektor pariwisata, UMKM, maupun sektor- sektor lain pendukung kepariwisataan untuk Kabupaten Semarang.
BACA JUGA: KAI Wisata Dukung Pemkot Semarang Melalui Promosi Heritage Lawang Sewu dan Museum Ambarawa
“Namun, secara teknis dan seperti apa detail kerja samanya nanti masih akan ada pembahasan lebih lanjut. Karena hasil dari pekerjaan revitalisasi tersebut memang belum ada penyerahan,” ujar Wiwin.
Sebagai informasi, Kementerian PUPR tengah melaksanakan revitalisasi dan penataan Benteng Pendem Ambarawa sejak Desember 2023. Anggarannya yakni sebesar Rp141,2 miliar.
Revitalisasi benteng ini bertujuan untuk melestarikan bangunan cagar budaya bersejarah tersebut. Selain itu, juga menjadikannya sebagai sarana atau destinasi wisata pendidikan dan sejarah. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





