Pendidikan

Mengenali Emosi, Membangun Relasi: Tim PKM-PM Unnes Dampingi Remaja PSAA Al Hidayah

×

Mengenali Emosi, Membangun Relasi: Tim PKM-PM Unnes Dampingi Remaja PSAA Al Hidayah

Sebarkan artikel ini
Pendampingan remaja oleh Tim PKM-PM Unnes
Tim PKM-PM Unnes melalui program ‘Suara Kita’ memberikan pendampingan kepada remaja di Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Al Hidayah, Kota Semarang, belum lama ini. (Foto: Dok. Tim PKM-PM Unnes)

Melalui kegiatan Trusting Train, remaja mereka ajak melewati rintangan dengan mengikuti arahan teman. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk melihat bagaimana mereka berkomunikasi, bekerja sama, memperhatikan kondisi teman, serta saling membantu.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Simbol Suara Kita. Dalam sesi ini, remaja diajak membuat dan menyepakati simbol sederhana yang dapat digunakan untuk menyampaikan kondisi emosi maupun kebutuhan personal kepada teman.

“Aku bisa pakai simbol-simbol kayak jempol ke atas kalau lagi seneng, jempol kebawah kalau lagi marah dan ngga mau diganggu,” kata salah satu peserta.

BACA JUGA: Tolak Kampus Top Dunia di London Demi FK UI, Ini Kisah Inspiratif Anindya Rarasati

Simbol tersebut menjadi cara sederhana bagi remaja untuk menyampaikan perasaan kepada orang lain.

Selain membantu mengenali emosi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk melihat bagaimana remaja membangun relasi sosial yang lebih adaptif dengan memahami kondisi dan batasan satu sama lain.

Selama rangkaian kegiatan, remaja menunjukkan keterlibatan dalam mengikuti aktivitas, mulai dari latihan regulasi emosi hingga kegiatan yang mendorong interaksi sosial.

Mereka juga mulai berani menyampaikan perasaan dan menggunakan simbol sesuai kesepakatan, ketika membutuhkan ruang atau ingin menyampaikan kondisi tertentu.

BACA JUGA: Kronologi Dugaan Penipuan Masuk Kampus UI, Duit Warga Semarang Rp380 Juta Ambyar

Melalui Suara Kita, ada proses untuk mengenali, memahami, mengekspresikan, dan merespons emosi dengan cara yang lebih adaptif.

Program ini sekaligus mendorong remaja untuk membangun relasi sosial dengan pondasi kepercayaan, empati, komunikasi, dan penghargaan terhadap batasan personal.

Lebih lanjut Yogi Swaraswati, mengatakan, kegiatan Suara Kita, menjadi bagian dari upaya mahasiswa Unnes dalam mendukung kebutuhan psikososial remaja.

Program tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang Good Health and Well-being dan poin 4 tentang Quality Education, khususnya dalam mendukung kesehatan mental dan pembelajaran psikososial remaja. (*)

Editor: Diaz A Abidin

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp