Pendidikan

Menggali Jejak Jalur Rempah di Semarang dengan Menyenangkan ala Anak SMA

×

Menggali Jejak Jalur Rempah di Semarang dengan Menyenangkan ala Anak SMA

Sebarkan artikel ini
Pojok Literasi Arkeolog SMAN 14 Semarang
Sejumlah siswa SMA saat memamerkan karyanya terkait sejarah jejak jalur rempah Semarang di Pojok Literasi Arkeolog SMAN 14 Semarang, Jumat, 26 April 2024. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam mengenalkan sejarah jejak jalur rempah di Semarang, sekelompok mahasiswa PPG jurusan Sejarah Universitas Negeri Semarang (Unnes) gelombang 1 tahun 2023 memilih untuk memadukan dua hal. Yaitu pameran dan seminar.

Bertempat di Pojok Literasi Arkeolog SMAN 14 Semarang, mereka menggelar kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa dari 5 SMA di Kota Semarang sekaligus. Yaitu SMAN 3, SMAN 12, SMAN 13, SMAN 14 dan SMAN 16 Semarang.

Masing-masing sekolah memamerkan karyanya sendiri terkait jalur rempah di Semarang. Ada yang membuat miniatur kapal, membawa berbagai jenis rempah, hingga olahan jamu.

Salah satu mahasiswa, Zaenal Fathoni menjelaskan, pameran dan seminar sebenarnya merupakan tugas dari mata kuliah mereka. Yakni mengembangkan suatu proyek yang berbasis keunikan masing-masing jurusan.

BACA JUGA: Menggemaskan dan Kental Budaya Jawa, Puluhan Siswa TK di Kota Semarang Ikuti Lomba Tembang Dolanan

Lantaran mereka adalah mahasiswa jurusan Sejarah, maka mereka memutuskan untuk mengangkat sejarah lokal Kota Semarang. Khususnya sejarah pelabuhan Semarang yang berkaitan dengan jejak jalur rempah Nusantara.

“Tujuannya supaya siswa tidak hanya mendengar tapi juga mulai merekonstruksi, jadi memelajari dulu dengan membuat karya kemudian mereka mendapatkan validasi materinya ilmunya dari pemateri,” katanya saat beritajateng.tv temui, Jumat, 26 April 2024.

Lebih lanjut, dengan perpaduan pameran dan seminar, harapannya siswa dapat memahami sejarah dengan lebih kontekstual. Artinya, memahami sejarah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Apalagi alasan pemilihan lokasi di SMAN 14 Semarang bukan tanpa alasan. Yaitu karena sekolah tersebut dekat dengan Pelabuhan Tanjung Mas.

Nilai sejarah Pelabuhan Tanjung Mas Semarang

Secara lokalitas, lanjut Zaenal, Pelabuhan Tanjung Mas memiliki nilai historis yang panjang. Berawal dari Kerajaan Mataram Kuno masih bernama Ppelabuhan Bergota, hingga mengalami pergeseran sampai era VOC.

“Kemudian mengalami pendangkalan dipindahkan ke daerah sini terus berkembang sampai sekarang sudah dikelola oleh PT Pelindo dan berubah nama menjadi pelabuhan Tanjung Mas,” katanya.