Jateng

Merasa Dejavu, Pj Gubernur Jateng Keluhkan Banjir Brebes Terulang di Lokasi Sama: Loh kok ke Situ Lagi?

×

Merasa Dejavu, Pj Gubernur Jateng Keluhkan Banjir Brebes Terulang di Lokasi Sama: Loh kok ke Situ Lagi?

Sebarkan artikel ini
Banjir Brebes
Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, saat dijumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa, 21 Januari 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, merasa heran atas banjir yang terjadi di Brebes, Jawa Tengah. Alasannya, banjir di daerah tersebut rutin terjadi setiap tahunnya.

Hal itu Nana ungkap saat menyampaikan sambutannya dalam acara Pelantikan Pj Bupati Tegal di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa, 21 Januari 2025.

“Ini dari tahun ke tahun ya seperti itu, jangan dibiarkan. Dari tahun ke tahun ya banjir lagi,” ungkap Nana.

Bahkan, saat melakukan kunjungan ke Brebes untuk melihat korban banjir pada Selasa, 21 Januari 2025 pagi, Nana seolah-olah dejavu. Pasalnya, ia mengunjungi tempat yang sama seperti tahun lalu.

BACA JUGA: Sebut 8 Kecamatan di Brebes Terendam Banjir, Pj Nana Sudjana Singgung Alih Fungsi Lahan Perbukitan

“Saya inget juga, saya kok ke tempat yang tahun lalu saya kunjungi itu, [tempat] pengungsi itu. Tadi saya ke sana, daerah Krasak [Brebes], ‘Loh, saya kok ke situ lagi? Karena penampungan pengungsi memang banyak di sana,” sambung Nana.

Ia berharap, delapan kecamatan di Brebes yang terendam banjir sudah tak ada lagi tahun depan.

“Di Tegal pun ada banjir juga, kita lindungi masyarakat itu dengan cara kita,” beber Nana.

Nana meminta, kabupaten/kota terkait untuk mengajukan anggaran ke provinsi terkait penanganan banjir, jika memang anggaran sebelumnya dirasa tak mencukupi.

“Kalau memang anggarannya kurang ya ajukan ke provinsi. Kalau provinsi gak mampu kita minta ke pusat, yang penting ada usulan. Sekarang anggaran lebih banyak berpusat di tingkat pusat,” jelas Nana.

Jateng hadapi cuaca ekstrem, Nana Sudjana ungkap daerah yang terdampak banjir

Usai acara berlangsung, Nana mengungkap fenomena banjir yang menerpa berbagai wilayah di Jawa Tengah akibat cuaca ekstrem.

“Kita memasuki musim penghujan dan memang Kepala BMKG menyampaikan puncak cuaca ekstrem di Jateng di bulan Februari. Sehingga kami terus melakukan langkah-langkah pembenahan, antisipasi, terhadap berbagai bencana yg mungkin akan terjadi,” ungkap Nana kepada beritajateng.tv.

Ia pun mengaku telah memerintahkan bupati/walikota untuk mengantisipasi banjir tersebut. Namun, Nana menyebut cuaca ekstrem tahun 2025 lebih rawan ketimbang tahun kemarin.

BACA JUGA: Kala Banjir Kian Sering Terjadi di Semarang Atas, Pakar Ungkap Penyebabnya

“Kerawanan cuaca ekstrem di tahun ini lebih rawan dibanding tahun kemarin. Sehingga kita betul-betul waspada, antisipasi, dan segera melakukan langkah penanggulangan terjadinya bencana,” jelas Nana.

Dalam kesempatan itu, Nana mengungkap beberapa daerah di Jawa Tengah yang terkena banjir. Di antaranya Brebes, Pekalongan, Tegal, Sragen, Kabupaten Semarang. Sementara tanah longsor terjadi di Purworejo dan Banjarnegara.

“Kita harus mampu menyelesaikan hal tersebut dengan kebersamaan. Kita mampu menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi, kita mampu mencari solusi yang terbaik bagi masyarakat kita,” pungkas Nana. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp