SEMARANG, beritajateng.tv – Memperingati Hari Tari Sedunia (HTD) 2023, Dewan Kesenian Semarang (Dekase) bekerjasama dengan Taman Indonesia Kaya menggelar penampilan 42 karya tari.
Hari Tari Sedunia sendiri jatuh pada tanggal 28 April setiap tahunnya.
Sebanyak 400 penari dan 32 sanggar tari turut dalam pagelaran Hari Tari Sedunia tersebut.
Kegiatan itu berlangsung di Taman Indonesia Kaya, Jalan Menteri Supeno Kota Semarang, Sabtu (29/4/2023).
Perayaan HTD 2023 melangsungkan pertunjukan tari yang meliputi tari tradisional dan kontemporer.
Sekretaris Dekase, Heru Prasetyo mengatakan, “Pada gelaran pertunjukan tari HTD 2023 diikuti oleh 32 sanggar tari dari Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Demak. Selain itu, ada pula satu sanggar tari dari Bone, Sulawesi Selatan.”
32 sanggar tersebut menampilkan 42 karya tari, dan 400 penari ikut terlibat sebagai penampil.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mengakomodasi seniman-seniman tari khususnya Semarang dan sekitarnya, karena selama pandemi tidak ada pertunjukan.
Para penari pun sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Penari dari usia anak-anak, remaja, bahkan usia dewasa sangat antusias dalam membawakan tariannya.
“Harapanya kegiatan ini bisa lebih memperkenalkan tari, terutama tari tradisional kepada generasi sekarang,” imbuhnya.
Sementara itu, penari Riska Maulida dan Anggun sangat senang bisa tampil di acara tersebut.
“Ini baru pertama tampil di acara ini. Tentunya sangat memberikan pengalaman yang baik,” ungkapnya.
Riska dan teman-temannya akan menarikan tari mancanegara, yaitu gabungan tari Kalimantan dan India.
“Sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari untuk kegiatan ini (peringatan Hari Tari Sedunia),” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





