Jateng

Meriahnya Karnaval Kendaraan Hias Festival Bunga Bandungan 2025, Penonton Tak Sabar Berebut Kembang Segar

×

Meriahnya Karnaval Kendaraan Hias Festival Bunga Bandungan 2025, Penonton Tak Sabar Berebut Kembang Segar

Sebarkan artikel ini
Karnaval Bunga
Karnaval kendaraan hias pada Festival Bunga Bandungan ke-4, Minggu, 13 Juli 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Demi bisa menyaksikan karnaval kendaraan hias Festival Bunga Bandungan 2025, Ismiyatul Muyasaroh (22) mesti datang lebih pagi dari Kaliwungu, Kabupaten Kendal, ke RTH Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu, 13 Juli 2025.

Bahkan, ia harus rela berjalan kaki sejauh 1,4 kilometer dari RTH Bandungan hingga Pasar Bunga Tematik Jetis semata-mata agar bisa ikut berebut bunga hias segar di pelataran panggung tujuan akhir karnaval tersebut.

Setahunya, prosesi berebut bunga segar berlangsung di lokasi panggung utama RTH Bandungan. Sehingga, ia pun menunggu sampai peserta karnaval tiba di Pasar Bunga Tematik, Jetis.

Namun, semua itu ia lakukan dengan suka cita lantaran karnaval kendaraan berhias warna-warni bunga segar pada momentum Festival Bunga Bandungan ini hanya berlangsung satu kali dalam setahun.

BACA JUGA: Warna-Warni Kembang Hias di Festival Bunga Bandungan 2025, Semarak Lomba Kreasi Dekorasi Pernikahan

“Ini kan acara setahun sekali, jadinya orang-orang dari berbagai daerah datang ke sini (Bandungan) untuk menyaksikan acara yang langka ini,” ungkapnya kepada beritajateng.tv di Pasar Bunga Tematik, Jetis.

Ismi, panggilan akrabnya, menunjukkan sejumlah untaian bunga segar yang ia peroleh dari kendaraan hias peserta karnaval. Ia pun harus membaur dengan ratusan penonton lain yang berebut mendapatkan aneka warna bunga tersebut.

Bunga-bunga itu sebagian didapatkan oleh rekannya yang juga ikut memperebutkan bunga segar. “Sayang kalau tidak ikut berebut bunga segar, karena yang paling seru saat penonton saling berebut bunga segar,” tegasnya.

Berebut bunga segar di karnaval kendaraan hias Festival Bunga Bandungan 2025

Sementara itu, prosesi saling berebut bunga segar dari kendaraan hias memang menjadi saat yang paling ditunggu- tunggu. Sebab, ratusan penonton langsung merangsek di sekitar kendaraan hias yang baru tiba.

Akan tetapi, panitia melarang penonton langsung terjun dengan alasan proses penilaian di pelataran panggung tujuan akhir karnaval masih berlangsung. Penonton yang tak sabar malah mengabaikan beberapa kali imbauan yang pemandu acara sampaikan dari atas panggung.

Sehingga, puluhan panitia yang ada di lokasi beberapa kali terlibat aksi saling dorong guna menghalau para penonton. Pasalnya, aksi para penonton ini juga membuat pergerakan peserta karnaval menjadi tersendat.

Wakil Ketua Panitia Festival Bunga Bandungan ke-4, Amir, menyampaikan, karnaval kendaraan hias yang Perkumpulan Pedagang Pasar Bunga Bandungan (P3BB) gagas ini mencapai 2.500 peserta, dengan jumlah kendaraan hias sebanyak 25.

BACA JUGA: Semarang’s Luxury Wedding Expo Renaissance Romance 2025, Tandai Tren Baru Nikahan di Jateng

Pesertanya terdiri dari petani, penjual, dan perajin bunga dari Kecamatan Bandungan dan Sumowono, Kabupaten Semarang.

“Setiap rombongan peserta karnaval terdiri dari barisan pengawal, kendaraan hias, barisan penampil kesenian, dan terakhir sound system,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bentuk syukur para petani dan penjual bunga di Kecamatan Bandungan.

“Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan kunjungan ke Bandungan, yang menjadi ikon pariwisata di Kabupaten Semarang,” jelas Amir. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp