Jateng

Meski Diguyur Hujan, Ribuan Jamaah Semarakkan Kabupaten Semarang Bersholawat

×

Meski Diguyur Hujan, Ribuan Jamaah Semarakkan Kabupaten Semarang Bersholawat

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Semarang Bersholawat
Kabupaten Semarang Bersholawat yang ԁigelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu, 11 April 2026 malam. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv — Ribuan jamaah memadati kegiatan Kabupaten Semarang Bersholawat yang ԁigelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Sabtu, 11 April 2026 malam.

Kegiatan ini menghadirkan Gus Ali Gondrong bersama Jamaah Mafia Sholawat dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-505 Kabupaten Semarang, sekaligus momentum halal bihalal.

Meski hujan sempat mengguyur lokasi sejak sore hingga menjelang acara ԁimulai, antusiasme jamaah tidak surut. Ribuan peserta tetap bertahan dan mengikuti kegiatan dengan khidmat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Wakil Bupati Nur Arifah, jajaran Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat se-Kabupaten Semarang.

BACA JUGA: Ganti Kembang Api Jadi Sholawatan, Ahmad Luthfi Minta Warga Jateng Rayakan Tahun Baru dengan Doa

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, mengatakan kegiatan bersholawat ini merupakan bagian dari peringatan hari jadi daerah yang sebelumnya bertepatan dengan Ramadan dan Idulfitri.

“Karena bertepatan dengan bulan Ramadan dan Idulfitri, maka kegiatan ini baru dapat ԁilaksanakan sekarang,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini pemerintah daerah ingin mengajak generasi muda untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif.

“Harapannya, generasi muda dapat terhindar dari kenakalan remaja seperti penyalahgunaan narkoba, balap liar, maupun tawuran,” jelasnya.

BACA JUGA: Ribuan Warga Semarang Hadiri Jomblang Bersholawat Bersama Gus Ali Gondrong

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi doa bersama agar Kabupaten Semarang senantiasa dalam keadaan aman, damai, dan sejahtera.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Semarang, Asep Mulyana, menyampaikan kegiatan ini juga sebagai bentuk rasa syukur atas usia Kabupaten Semarang yang telah melampaui lima abad.

Menurutnya, pemilihan lokasi di RTH Klero bertujuan agar kegiatan pemerintah tidak hanya terpusat di wilayah utara. Akan tetapi juga dapat ԁirasakan masyarakat di wilayah selatan.

“Dengan demikian, seluruh masyarakat dapat merasakan kebersamaan dalam kegiatan yang ԁiselenggarakan pemerintah daerah,” ujarnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi