Pendidikan

Mesti Dijelaskan ke Siswa Baru, Ini Materi untuk Kenalkan Kurikulum Merdeka di MPLS 2024

×

Mesti Dijelaskan ke Siswa Baru, Ini Materi untuk Kenalkan Kurikulum Merdeka di MPLS 2024

Sebarkan artikel ini
MPLS 2025/2026 Jateng | Wawasan Wiyata Mandala | MPLS Siswa | Kurikulum Merdeka MPLS
Ilustrasi kegiatan MPLS. (ant)

 SEMARANG, beritajateng.tv – Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), penting bagi siswa baru untuk memahami Kurikulum Merdeka, terutama bagi mereka yang belum pernah merasakannya sebelumnya.

Kurikulum Merdeka ini berfokus pada pembelajaran intrakurikuler yang beragam, memungkinkan siswa untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensinya secara optimal.

Kurikulum Merdeka dirancang tidak hanya untuk memfasilitasi siswa tetapi juga memberikan keleluasaan kepada guru dalam memilih perangkat ajar yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Dengan demikian, baik guru maupun siswa dapat menikmati lingkungan belajar yang lebih berkualitas dan fleksibel.

BACA JUGA: Tak Lagi Seperti MOS, Ini Hal-hal yang Dilarang dalam MPLS 2024, Siswa Senior Minggir Dulu

Materi Kurikulum Merdeka untuk MPLS 2024

Berikut ini beberapa informasi penting mengenai Kurikulum Merdeka yang perlu sekolah sampaikan kepada siswa baru:

1. Karakteristik Kurikulum Merdeka

Kurikulum Merdeka menitikberatkan pada pengembangan karakter, kognitif, dan kemampuan lain dari peserta didik. Beberapa karakteristik utama dari kurikulum ini antara lain:

  • Pengembangan Soft Skills dan Karakter: Fokus pada pembangunan karakter dan keterampilan lunak siswa.
  • Materi Esensial: Menekankan pada materi yang benar-benar penting.
  • Pembelajaran Fleksibel: Metode pengajaran yang dapat guru sesuaikan dengan kebutuhan siswa.

2. Pilihan Implementasi Kurikulum Merdeka Secara Mandiri

Kurikulum Merdeka menawarkan tiga pilihan bagi sekolah dalam mengimplementasikannya: Mandiri Belajar, Mandiri Berubah, dan Mandiri Berbagi.

BACA JUGA: Bikin Antusias Siswa Baru, Ini Alternatif Kegiatan Ice Breaking MPLS 2024 yang Gampang dan Asyik

3. Prinsip Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Ada tiga jenis kegiatan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka:

  • Pembelajaran Intrakurikuler: Pembelajaran yang terdiferensiasi sehingga siswa memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep.
  • Pembelajaran Kokurikuler: Proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila yang berfokus pada pengembangan karakter dan kompetensi umum.
  • Pembelajaran Ekstrakurikuler: Kegiatan berdasarkan minat siswa dan sumber daya sekolah.

4. Tahapan Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka

Tahapan dalam Kurikulum Merdeka meliputi:

  • Asesmen Diagnostik: Guru mengidentifikasi potensi, karakteristik, dan kebutuhan siswa melalui asesmen awal.
  • Perencanaan: Guru merancang proses pembelajaran berdasarkan hasil asesmen diagnostik dan mengelompokkan siswa sesuai tingkat kemampuan.
  • Pembelajaran: Guru melakukan asesmen formatif secara berkala untuk memantau perkembangan siswa dan menyesuaikan metode pembelajaran.

BACA JUGA: Meriahkan Puncak Kegiatan MPLS, SD Negeri Pekunden Gelar Penampilan ‘Parade Khatulistiwa’

5. Kebijakan Implementasi Kurikulum Merdeka

Penerapan Kurikulum Merdeka merupakan respons terhadap penurunan kualitas pendidikan Indonesia selama pandemi Covid-19, di mana skor PISA Indonesia tidak menunjukkan peningkatan signifikan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menawarkan sekolah untuk memilih antara Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat, atau Kurikulum Merdeka.

Mulai tahun 2027, Kurikulum Merdeka akan menjadi kurikulum wajib di semua sekolah di Indonesia.

Dengan memahami materi pengenalan Kurikulum Merdeka, harapannya siswa dapat lebih siap dalam menghadapi pembelajaran yang akan datang. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp