Jateng

Beri Kemudahan Urus NIB, Pemkot Semarang Launching Program BAKUL SEGAR

×

Beri Kemudahan Urus NIB, Pemkot Semarang Launching Program BAKUL SEGAR

Sebarkan artikel ini
Beri Kemudahan Urus NIB, Pemkot Semarang Launching Program BAKUL SEGAR
Pemkot Semarang Launching Program BAKUL SEGAR. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang dengan melaunching program BAKUL SEGAR (Bantu Kembang Usaha Lancar untuk Semarang Tanggap Pasar Tradisional). Program BAKUL SEGAR ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses bagi para pedagang di Pasar Tradisional Kota Semarang.

Launching program BAKUL SEGAR berlangsung di Pasar Waru, Kamis 18 Juli 2024.

Pemkot membagikan sebanyak 200 kartu Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pedagang pasar tradisional yang biasa berjualan di Pasar Waru dan Pasar Dargo.

BACA JUGA: Mbak Ita Luncurkan Empat Inovasi Kesehatan di Rakerkes Dinkes Kota Semarang

Program ini mendorong para pedagang untuk memiliki izin usaha atau Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas berusaha yang kaya manfaat.

Pedagang yang telah memiliki NIB, tercatat secara sah memiliki izin usaha. Sehingga akan lebih mudah untuk mendapatkan akses ke berbagai fasilitas dan layanan pemerintah maupun lembaga keuangan sediakan.

Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang Hernowo Budi Luhur mewakili walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyebut banyak manfaat dari program ini.

“Dengan NIB, panjenengan semua dapat lebih mudah mengakses layanan kredit usaha, akses pasar, akses pendampingan usaha. Serta akses bantuan usaha mikro, akses jejaring yang lebih luas, akses pelatihan, dan akses perlindungan hukum,” ungkapnya.

Hal ini, lanjutnya akan semakin meningkatkan daya saing para pedagang sehingga lebih mudah mengembangkan usaha.

Pemkot Semarang melalui BAKUL SEGAR menjamin pengurusan izin usaha tidak akan repot dan rumit. Pengurusan izin akan sangat mudah, cepat, dan gratis bisa dengan HP sampai izin tersebut terbit.

Untuk mempermudah dan mendekatkan layanan, BAKUL SEGAR juga akan hadir dan mengadakan kegiatan pelayanan keliling di pasar tradisional.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi stimulan bagi para pelaku ekonomi. Khususnya para pedagang untuk mengurus perizinan berusaha,” ungkap Hernowo.

Menurut Hernowo, keberadaan pasar Waru, pasar Dargo dan pasar tradisional lain di Kota Semarang menjadi salah satu indikator paling nyata kegiatan ekonomi masyarakat.

Kejar Potensi Kontribusi Pasar