Hukum & KriminalJateng

Minim Rumput Hijau saat Kekeringan Panjang, Petani Blora Berburu Jerami Kering untuk Pakan Sapi

×

Minim Rumput Hijau saat Kekeringan Panjang, Petani Blora Berburu Jerami Kering untuk Pakan Sapi

Sebarkan artikel ini
Petani sekaligus peternak di Blora mencari jerami kering akibat minimnya rumput hijau saat kekeringan panjang, Senin, 19 Oktober 2026. (Heri/beritajateng.tv)
Petani sekaligus peternak di Blora mencari jerami kering akibat minimnya rumput hijau saat kekeringan panjang, Senin, 19 Oktober 2026. (Heri/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Kekeringan selama sekira enam bulan membuat petani di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menghadapi persoalan. Baik untuk pertanian juga ternak mereka.

Tak hanya kesulitan mengolah lahan pertanian akibat kekeringan, mereka juga harus berjuang mencari pakan untuk ternak sapi. Minimnya rumput hijau memaksa petani berburu benggol jerami kering agar ternak tetap bisa makan.

Kondisi tersebut salah satunya Suyoto alami. Warga Desa Bergolo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora itu mengaku rumput segar semakin sulit warga temukan.

“Membeli rumput biayanya lebih besar. Harganya mahal dan jaraknya cukup jauh,” katanya, Senin, 19 Oktober 2026.

Bagi Suyoto, warga setempat yang memelihara tiga ekor sapi, mencari pakan kini menjadi pekerjaan yang menguras waktu dan tenaga.

BACA JUGA: Nekat! Motor Pegawai PDAM Blora Dicuri Saat Kunci Masih Menempel, Pelaku Sempat Ngobrol dengan Polisi

Setiap hari, dia harus mengumpulkan benggol jerami kering untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya.

“Harus bolak-balik hingga tiga kali sehari demi mengangkut jerami,” ucap dia.

Upaya tersebut terpaksa dia lakukan karena persediaan pakan di rumahnya telah habis. Jerami maupun rumput yang biasanya dia kumpulkan setelah panen kini tidak lagi mencukupi kebutuhan ternak.

BACA JUGA: Kronologi Rumah di Jalur Blora – Cepu Ludes Terbakar, Kisaran Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Suyoto mengatakan, telah mencari benggol jerami sejak musim kemarau mulai berlangsung sekitar enam bulan lalu.

Kondisi ini menunjukkan betapa berat perjuangan petani untuk mempertahankan ternak di tengah terbatasnya sumber pakan.

Berharap Hujan Segera Turun

Suyoto berharap, hujan segera mengguyur wilayahnya. Dengan begitu, petani dapat kembali menggarap sawah dan tidak lagi kesulitan mencari pakan untuk ternak.

Bagi petani di Desa Bergolo, datangnya hujan bukan hanya penting untuk memulai kembali aktivitas pertanian. Akan tetapi juga untuk memulihkan ketersediaan rumput hijau yang menjadi sumber pakan ternak. (*)

Editor: Diaz A Abidin

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp