Hukum & Kriminal

Minta Sesuatu ke Mertua dan Istri, Ini 3 Permintaan Janggal Fauzy Aribammar Sebelum Meninggal

×

Minta Sesuatu ke Mertua dan Istri, Ini 3 Permintaan Janggal Fauzy Aribammar Sebelum Meninggal

Sebarkan artikel ini
permintaan janggal Fauzy Aribammar
Lusi Sulistyowati dan Diki Sulistianto, mertua Fauzy Aribammar, menceritakan permintaan janggal korban saat prarekonstruksi kasus tersebut di lokasi kejadian, Kamis, 27 Juli 2023. (Yovita/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Lusi Sulistyowati (47) dan Diki Sulistianto (51), mertua korban pembunuhan sopir taksi online di Semarang, mengungkap sejumlah permintaan janggal Fauzy Aribammar (28) sebelum meninggal.

Beberapa permintaan janggal Fauzy Aribammar itu mereka sampaikan saat prarekonstruksi kasus tersebut di lokasi kejadian pada Kamis, 27 Juli 2023.

Malam harinya sebelum tewas terbunuh, Fauzy sempat meminta beberapa hal yang tidak wajar kepada ibu mertua dan istrinya. Lusi dan Diki pun menganggap permintaan Fauzy Aribammar tersebut janggal lantaran tak biasanya korban meminta hal itu.

“Dia minta beras putih ke saya. Terus ke anak saya (istri korban) minta facial wajah dan minta potong kuku, alasannya supaya bersih,” ungkap Lusi.

BACA JUGA: Peragakan 25 Adegan, Pelaku Pembunuhan Sopir Taksi Online Jalani Prarekonstruksi oleh Polrestabes Semarang

Sementara itu, almarhum di mata Lusi adalah orang baik dan sudah seperti anak sendiri. Alasannya, semenjak dulu kuliah, ketika ada persoalan apa pun, ia selalu curhat kepadanya.

Sebelum kejadian nahas tersebut, mendiang Fauzy sudah Lusi peringatkan supaya tidak ngalong (kerja malam) demi keselamatannya. Namun, demi memenuhi kebutuhan persalinan anak pertamanya kelak, ia pun tetap melakukannya.

“Memang dia pamit (kerja malam) buat tambahan (persalinan) dedek (bayi). ‘Jam 9 (malam) pulang, mamah ndak mau lihat kamu ngalong. Firasat mamah sudah ndak enak.’ Lha, kok, ndablek, jam 12 keluar,” ujar Lusi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, istri Fauzy sempat berfirasat tidak enak mengenai suaminya itu.

BACA JUGA: Pembunuh Sopir Taksi Online di Semarang Berhasil Tertangkap, Ancaman Pidananya Tak Main-Main

“Istrinya firasatnya muka suaminya luka-luka, 3 hari yang lalu,” tuturnya.

Atas meninggalnya Fauzy Aribammar, istri korban mengalami depresi. Sang keluarga pun khawatir kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap kandungannya.

Selain itu, Lusi juga berharap agar tersangka memperoleh hukuman maksimal, yakni hukuman mati.

“Nyawa bayar nyawa. Saya ndak terima,” tegas Lusi. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi