BALIKPAPAN, beritajateng.tv – Laskar Mahesa Jenar sedang mempersiapkan strategi “gerilya” untuk menuntaskan misi besar keluar dari zona degradasi saat menantang Persiba Balikpapan. Duel panas pekan krusial ini akan tersaji di Stadion Batakan pada Minggu, 1 Maret 2026 Hari ini.
Meskipun harus bertindak sebagai tim tamu, skuad asuhan Andri Ramawi datang dengan kepercayaan diri tinggi usai memangkas jarak poin menjadi hanya selisih satu angka. Selain itu, kemenangan di markas lawan menjadi target non-negosiasi guna menggeser sang rival dari posisi aman klasemen sementara.
Kini, seluruh penggawa Mahesa Jenar siap tampil habis-habisan demi membawa pulang tiga poin krusial ke Kota Atlas.
Klub kebanggaan warga Semarang ini menyadari bahwa mencuri angka di Balikpapan merupakan tugas yang penuh tekanan dan tantangan berat. Akibatnya, pelatih Andri Ramawi memberikan porsi latihan khusus yang berfokus pada ketajaman penyelesaian akhir serta kedisiplinan transisi bertahan.
Di samping itu, Direktur Teknik Alfredo Vera memastikan mentalitas para pemain tetap stabil meskipun akan bertanding di bawah tekanan ribuan suporter tuan rumah. Namun, Mahesa Jenar memiliki modal berharga berupa tren positif dan kembalinya ketajaman duet Rodrigues di lini depan.
Strategi serangan balik yang klinis tetap menjadi kunci utama bagi tim kebanggaan warga Semarang ini untuk membungkam publik tuan rumah.
BACA JUGA:Papan Bawah Membara! Persiba Tersandung, Jalan PSIS Menuju Posisi Aman Terbuka Lebar
Hitung-Hitungan Peluang PSIS Keluar dari Zona Degradasi
Dengan selisih hanya satu poin di belakang Persiba (posisi ke-8), setiap hasil akhir di Batakan akan memberikan dampak dramatis pada posisi klasemen. Maka dari itu, berikut adalah skenario dan kalkulasi yang akan menentukan nasib Mahesa Jenar:





