Jateng

Modus Hunting Kunci Tertinggal, Pelaku Curanmor di Semarang Gondol 25 Motor

×

Modus Hunting Kunci Tertinggal, Pelaku Curanmor di Semarang Gondol 25 Motor

Sebarkan artikel ini
tersangka curanmor semarang
Tersangka curanmor (baju orange) saat digelandang menuju tahanan di Polrestabes Semarang, Senin, 25 Mei 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Satreskrim Polrestabes Semarang membongkar kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di sejumlah titik keramaian di Kota Semarang. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sebanyak 25 unit sepeda motor hasil dugaan tindak pidana.

Polisi mengamankan dua orang pelaku dalam kasus ini, yakni RAS (38), warga Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, dan ADWR (28), warga Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati.

RAS dugaan kuat berperan sebagai eksekutor pencurian, sedangkan ADWR berperan sebagai penadah kendaraan hasil curian.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, AKP Dwi Yudi Setiawan mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari serangkaian laporan kehilangan sepeda motor di wilayah Kota Semarang.

“Total barang bukti yang berhasil kita amankan ada 25 unit sepeda motor. Tiga unit diamankan di Semarang dan 22 unit lainnya ditemukan di wilayah Pati di lokasi penadah,” ujar Yudi saat konferensi pers di Polrestabes Semarang pada Senin, 25 Mei 2026.

BACA JUGA: Tiga Pelaku Curanmor Gasak Motor Buat Beli Miras-Foya-Foya

Menurutnya, pengungkapan 22 unit kendaraan di Pati berlangsung bersama Resmob Polresta Pati dan Resmob Polres Kudus.

“Untuk yang di penadah di daerah Pati berhasil kita amankan semua dengan bantuan Resmob dari Pati dan Kudus,” katanya.

Modus Hunting di Tempat Ramai

Yudi menjelaskan, pelaku utama beraksi seorang diri dengan cara berkeliling menggunakan sepeda motor miliknya untuk mencari sasaran di lokasi ramai seperti parkiran rumah makan, warung, hingga pusat keramaian lainnya.

Target utama pelaku adalah sepeda motor yang pemilik tinggal dalam kondisi kunci masih menempel di rumah kontak.

“Sasarannya motor yang kuncinya tertinggal. Jadi pelaku hunting mencari kendaraan yang masih ada kuncinya,” jelasnya.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku meninggalkan motor yang ia pakai di dekat lokasi sasaran. Setelah itu, pelaku membawa motor korban menuju rumah kos pelaku di kawasan Genuk.