Jateng

Momentum Ramadan, 200 Imam dan Marbot di Kabupaten Semarang Kini Terlindungi Jaminan Kerja

×

Momentum Ramadan, 200 Imam dan Marbot di Kabupaten Semarang Kini Terlindungi Jaminan Kerja

Sebarkan artikel ini
Imam Marbot Masjid
Penyerahan secara simbolis bantuan jaminan sosial dan perlindungan tenaga kerja untuk imam dan marbot, pada acara tarawih dan silaturahmi Forkompinda bersama masyarakat di Masjid Agung Al Mabrur, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kamis, 19 Februari 2026 malam. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sedikitnya 200 imam dan marbot masjid di wilayah Kabupaten Semarang kini telah terlindungi oleh Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Kepastian perlindungan ini Pemkab Semarang bersama Baznas Kabupaten Semarang berikan dalam momentum menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Secara simbolis, bantuan jaminan sosial tersebut diserahkan dalam acara Tarawih dan Silaturahmi Forkopimda bersama masyarakat di Masjid Agung Al Mabrur, Sidomulyo, Ungaran Timur, Kamis, 19 Februari 2026 malam.

BACA JUGA: Guru Agama, Pendidik Pos PAUD, Marbot, dan Perawat Jenazah Dapat Bisyarah Pemkot Semarang

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Semarang, Asep Mulyana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap Ramadan untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah.

“Pemberian jaminan sosial ini adalah bentuk kepedulian dan penghargaan kepada para imam serta marbot yang selama ini telah mengabdikan diri dalam memakmurkan masjid di Kabupaten Semarang,” jelas Asep.

Bupati Ajak Warga Berdoa demi Keselamatan Daerah

Di hadapan jemaah salat tarawih, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana alam yang masih mengancam sejumlah wilayah.

Bupati menyampaikan rasa prihatin atas musibah tanah longsor dan banjir yang menimpa Desa Kalongan, Leyangan, serta beberapa wilayah lainnya baru-baru ini. Ia meminta warga memanfaatkan bulan penuh berkah ini untuk memohon keselamatan bagi seluruh daerah.

“Memasuki Ramadan ini, mari kita bersimpuh memohon kepada Allah SWT. Agar Kabupaten Semarang dijauhkan dari bencana dan situasi tetap aman terkendali. Jadikan Ramadan sebagai momentum memperbanyak amalan dan mendekatkan diri kepada-Nya,” tutur Ngesti.

BACA JUGA: Peringati Hari Ayah, DPW BKPRMI Jateng Beri Santunan Marbot Masjid Agung Semarang

Sementara itu, K.H. Fatkhan yang memberikan tausiyah menekankan adanya waktu-waktu istimewa agar doa mudah terkabul selama Ramadan. Salah satu waktu mustajab tersebut adalah saat menjelang berbuka puasa.

“Selain berdoa, hal lain yang menuntun umat pada rahmat Allah SWT di bulan Ramadan adalah memperbanyak sedekah dan rutin membaca Al-Qur’an,” pesan K.H. Fatkhan kepada para jemaah. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp