“Kue bulan yang berbentuk bulat melambangkan keutuhan dan persatuan, semangat yang kami harapkan dapat terus kami jaga dalam kerukunan, keharmonisan, dan kebersamaan,” ujar Tanto.
Ia berharap Mooncake Festival dapat menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk mengenal tradisi Tionghoa tanpa sekat. Festival juga diharapkan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman Kota Semarang.
Mooncake Festival 2026 terselenggara melalui gotong royong Sahabat Tionghoa Kota Semarang bersama Pemerintah Kota Semarang dan Katadata sebagai mitra penyelenggara.
Rangkaian kegiatan meliputi kirab budaya, Heritage Food Festival 2026, pertunjukan seni dan budaya, serta berbagai kegiatan yang melibatkan komunitas. (*)





