SEMARANG, beritajateng.tv – Sirkuit Mijen, Kota Semarang, menjadi panggung persaingan para pembalap dalam Pertamax Turbo MotoPrix 2026 pada 26-27 September 2026.
Gelaran tersebut menjadi seri final Region B yang mencakup Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara untuk musim 2026. Persaingan di lintasan tidak hanya menjadi ajang mengejar hasil terbaik, tetapi juga menjadi ruang bagi pembalap untuk menguji kemampuan dan pengalaman balap.
Pertamax Turbo hadir sebagai Main Sponsor sekaligus Official Fuel Partner MotoPrix 2026. Kehadiran tersebut membawa unsur performa dan teknologi bahan bakar ke tengah kompetisi motorsport.
Ajang di Mijen juga mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem otomotif. Mulai dari pembalap, tim, komunitas, pelaku industri hingga masyarakat dapat berinteraksi langsung dalam atmosfer balap.
VP Marketing & Brand Management Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, mengatakan dukungan terhadap MotoPrix menjadi bagian dari strategi Pertamax Turbo memperkuat kedekatan dengan dunia motorsport.
“Keikutsertaan Pertamax Turbo di MotoPrix merupakan bagian dari strategi memperkuat brand positioning melalui performance-driven experience,” kata Heppy.
Menurutnya, motorsport menjadi ruang untuk mempertemukan teknologi bahan bakar dengan kebutuhan performa mesin dan karakter kompetisi di lintasan.
BACA JUGA: Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, Api Lahap Zona 3 Seluas 1.000 Meter
“Event motorsport menjadi ruang strategis bagi Pertamax Turbo untuk mensinergikan teknologi BBM, performa mesin dan komunitas otomotif,” ujarnya.
MotoPrix juga dipandang sebagai salah satu ruang pengembangan talenta pembalap. Kompetisi memberi kesempatan bagi pembalap muda untuk mengasah kemampuan melalui persaingan yang lebih kompetitif.
Heppy mengatakan Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga ingin ikut mendukung terbentuknya ekosistem otomotif nasional.
“Kami percaya, kompetisi seperti ini dapat menjadi ruang bagi talenta-talenta muda untuk mengasah kompetensi, mendapatkan pengalaman, dan berkembang menuju level yang lebih tinggi,” katanya.
Dengan format kompetisi yang mempertemukan pembalap dari berbagai daerah, MotoPrix menjadi bagian dari proses panjang pembinaan atlet motorsport.
Bagi pembalap, pengalaman bertanding secara langsung menjadi modal penting. Mereka tidak hanya dituntut memiliki kecepatan, tetapi juga kemampuan mengendalikan motor, membaca kondisi lintasan, dan mengambil keputusan saat balapan.
Pertamax Turbo Dekatkan Produk dengan Komunitas
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan gelaran di Mijen juga menjadi momentum untuk membangun interaksi langsung dengan komunitas otomotif.
“Kehadiran Pertamax Turbo di MotoPrix menjadi kesempatan bagi kami untuk lebih dekat dengan komunitas otomotif dan masyarakat, sekaligus menghadirkan pengalaman produk secara langsung di tengah atmosfer motorsport,” ujar Taufiq.
Menurut dia, kedekatan dengan komunitas menjadi bagian penting dalam membangun hubungan dengan pengguna dan pecinta otomotif.
“Kami berharap momentum ini dapat memperkuat interaksi dengan para pengguna dan pecinta otomotif, serta mendorong semakin banyak talenta muda untuk berkembang di dunia motorsport,” katanya.
Pembalap Rasakan Atmosfer Kompetisi
Peserta MotoPrix, Reynaldi, menilai kompetisi tersebut memberi ruang penting bagi pembalap untuk meningkatkan kemampuan.
“Menurut saya, MotoPrix menjadi wadah yang sangat baik bagi pembalap untuk mengembangkan kemampuan dan merasakan atmosfer kompetisi yang sesungguhnya,” kata Reynaldi.
Menurutnya, keterlibatan Pertamax Turbo sebagai Official Fuel Partner juga memperkuat nuansa teknologi dalam gelaran motorsport.
“Kehadiran Pertamax Turbo sebagai Official Fuel Partner juga membuat pengalaman balap semakin relevan dengan semangat performance dan teknologi yang ada di motorsport,” ujarnya. (*)





