Peristiwa

Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, Api Lahap Zona 3 Seluas 1.000 Meter

×

Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, Api Lahap Zona 3 Seluas 1.000 Meter

Sebarkan artikel ini
Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, Api Lahap Zona 3 Seluas 1.000 Meter
Petugas melakukan pemadaman area TPA Jatibarang Semarang yang mengalami kebakaran seluas 1000 meter persegi. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang. Api membakar tumpukan sampah di Zona 3 dengan area terdampak bahkan mencapai 1.000 meter.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang langsung bergerak untuk mencegah api meluas ke zona lain. Proses pemadaman berlanjut hingga Selasa pagi, 29 September 2026.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Sih Rianung mengatakan laporan kebakaran ia terima pada Senin, 28 September 2026 sekitar pukul 22.20 WIB.

BACA JUGA: TNI Bakal Kelola Timbunan Sampah di TPA Jatibarang, Diolah Pakai Teknologi Pirolisis Jadi BBM 

Setelah laporan masuk, Damkar mengerahkan 40 personel, tujuh armada, serta satu mobil Unit Reaksi Cepat (URC) menuju lokasi.

“Pada hari Senin tanggal 28 September 2026 pukul 22.20 WIB, Dinas Pemadam Kebakaran menerima laporan adanya kebakaran di TPA Jatibarang,” kata Rianung melalui sambungan telepon.

Menurut dia, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 22.30 WIB. Mereka mendapati api membakar area tumpukan sampah di Zona 3.

Tim kemudian membagi penanganan menjadi dua fokus. Selain memadamkan api, petugas melakukan penyekatan untuk mencegah kobaran merambat ke zona lainnya.

“Petugas segera melakukan pemadaman, penyekatan area agar tidak merambat ke zona lainnya,” ujarnya.

Upaya tersebut berlangsung hingga dini hari. Sekitar pukul 03.45 WIB, api utama berhasil dikendalikan. Namun, sejumlah titik kecil masih mengeluarkan api sehingga petugas melanjutkan pemadaman dan pendinginan.

Aduk Sampah Pakai Excavator

Penanganan kebakaran TPA berbeda dengan kebakaran pada bangunan biasa. Petugas harus membuka dan mengaduk tumpukan sampah untuk mencari sekaligus memutus titik api yang berada di bagian dalam.

Dalam proses tersebut, Damkar mendapat dukungan peralatan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang. Dua excavator dan satu wheel loader digunakan untuk membantu proses penanganan di lokasi.

“Saat ini masih proses pendinginan, sampah diaduk menggunakan excavator,” kata Rianung.