Jateng

Mudik Tanpa Setir, Warga Jepara-Salatiga Pilih Naik Kereta Api Hindari One Way dan Macet

×

Mudik Tanpa Setir, Warga Jepara-Salatiga Pilih Naik Kereta Api Hindari One Way dan Macet

Sebarkan artikel ini
Pasutri asal Jepara yang memilih mudik dengan kereta menuju Cirebon di Stasiun Tawang Semarang. Rabu, 18 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)
Pasutri asal Jepara yang memilih mudik dengan kereta menuju Cirebon di Stasiun Tawang Semarang. Rabu, 18 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Pilihan serupa juga Hayfa (28) ambil, pemudik asal Salatiga itu hendak pulang ke Bekasi bersama suami dan dua anaknya. Ia memilih naik KA Sembrani meski harga tiket mendekati Rp500.000 per kursi.

Bagi Hayfa, harga tersebut sebanding dengan kenyamanan dan kepastian waktu tempuh, apalagi ini menjadi momen pertamanya mudik setelah enam tahun tidak pulang kampung sejak menikah.

“Saya udah enam tahun ikut suami di Salatiga dan baru pulang lebaran ini. Biasanya mobil sendiri, cuma karena sudah mulai contra flow, enggak bisa masuk tol kan. Jadinya milih kereta aja yang cepat. Soalnya kalau enggak lewat tol kan minimal 12 jam perjalanan,” jelasnya.

BACA JUGA: Cegah Penumpukan di KM 429A, Polres Semarang Arahkan Pemudik ke Rest Area KM 439A

Ia bersama keluarga diantar oleh kerabat menuju Stasiun Tawang, sementara setibanya di Bekasi akan dijemput keluarga. Meski ini pengalaman pertama membawa anak menggunakan transportasi umum, Hayfa mengaku sudah mempersiapkan agar perjalanan tetap nyaman.

“Ini pertama kali naik transportasi umum bawa anak. Sudah saya kasih tahu supaya enggak rewel,” tuturnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp