Kuliner

Musang King hingga Duri Hitam, Surga Durian Premium dari Desa Branjang Ungaran

×

Musang King hingga Duri Hitam, Surga Durian Premium dari Desa Branjang Ungaran

Sebarkan artikel ini
Musang King hingga Duri Hitam, Surga Durian Premium dari Desa Branjang Ungaran
Mencicipi durian premium di Branjang, Lereng Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang ternyata menyimpan potensi durian berkualitas.

Di wilayah perbukitan yang berhawa sejuk ini, ratusan hektare lahan pertanian warga manfaatkan untuk membudidayakan berbagai varietas durian unggulan dengan cita rasa premium.

Salah satu petani yang konsisten mengembangkan durian berkualitas premium ini adalah Tumidiarso.

Petani asal Desa Branjang ini telah menanam beragam jenis durian sejak lima tahun lalu, mulai dari Bawor, Monti atau yang terkenal sebagai Montong Gunungpati, Musang King, hingga Duri Hitam.

Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Tumidiarso. Untuk pertama kalinya, kebun durian yang ia rawat dengan telaten mulai memasuki masa panen. Hasilnya pun mendapat respons positif dari pasar.

“Durian ini saya tanam sekitar lima tahun lalu. Alhamdulillah sekarang sudah mulai panen. Setelah panen pertama berhasil, petani lain di sekitar sini ikut menanam jenis yang sama,” kata Tumidiarso.

BACA JUGA: Hidden Gem Durian Gunungpati Semarang, Legit Lumer Langsung dari Kebun Pak Robert

Ia menjelaskan, keputusan menanam durian unggulan tidak lepas dari tingginya minat konsumen. Selain kualitas buah yang lebih stabil, harga jualnya juga dinilai lebih menguntungkan dibandingkan durian lokal biasa.

“Varietas seperti Musang King peminatnya sangat tinggi. Sekarang harganya bisa mencapai Rp250 ribu per kilogram. Secara kualitas juga lebih bagus dan pasarnya lebih luas,” ujarnya.

Selama ini, durian yang beredar di Kota Semarang kerap identik dengan durian Gunungpati. Namun Tumidiarso mengungkapkan bahwa Desa Branjang justru menjadi salah satu pemasok utama durian untuk kawasan tersebut.

“Durian Branjang banyak dipasarkan ke Gunungpati. Bisa dibilang kami ini penyangga utama pasokan durian yang dikenal masyarakat sebagai durian Gunungpati,” jelasnya.

Tak hanya menyuplai pasar lokal, durian dari Desa Branjang juga telah menembus pasar antar kota. Tumidiarso menyebut, pelanggan tetap datang dari berbagai daerah di Pulau Jawa.