SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPRD Jateng Sumanto memberikan 4 catatan strategis pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Jawa Tengah Tahun 2027. Catatan tersebut terkait akselerasi ekonomi berkelanjutan, kualitas pelayanan dasar, partisipasi inklusif, dan efektivitas serta efisiensi anggaran.
Ketua DPRD Jateng Sumanto merinci, sejalan dengan tema pariwisata dan ekonomi syariah, pihaknya mendorong agar program kerja tahun 2027 mampu menciptakan ekosistem usaha yang inklusif, khususnya bagi UMKM dan sektor kreatif di pedesaan. Selain itu, dewan menekankan agar Rancangan awal RKPD 2027 tetap memprioritaskan peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang mendukung konektivitas ekonomi wilayah.
“Kami juga mengapresiasi pelibatan kelompok disabilitas, perempuan, dan anak dalam forum ini. DPRD akan terus mengawal agar masukan mereka bukan sekadar lampiran, melainkan menjadi substansi dalam program kerja pemerintah daerah,” kata Sumanto saat memberi sambutan dalam Pembukaan Masa Musrenbang dan Konsultasi Publik RKPD Jawa Tengah Tahun 2027. Acara berlangsung di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat, 6 Februari 2026.
BACA JUGA: Ketua DPRD Jateng Sumanto Ajak Generasi Muda Bikin Konten Kreatif Berbasis Budaya
Sumanto menambahkan, dengan menggunakan APBD 2026 sebagai basis pembiayaan perencanaan, pihaknya berharap setiap rupiah yang dianggarkan memiliki daya ungkit yang jelas terhadap penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Jateng.

“Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat, kebijakan pemerintah daerah, dan arah pembangunan nasional. Semua bertujuan agar pembangunan daerah berjalan efektif, terukur, dan berkeadilan,” kata Ketua DPRD Jateng Sumanto.





