Sebelumnya, arahan Prabowo itu ia sampaikan dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, yang tersiar secara langsung pada Senin, 2 Januari 2026 lalu.
BACA JUGA: Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK, Gerindra Jateng Tegaskan Dukung Pemberantasan Korupsi
Program penertiban spanduk menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dalam upaya pembersihan lingkungan dari sampah.
“Dalam rangka Indonesia ASRI, terus terang saja saya minta kepada kepala pemerintah ya tolong tertibkan iklan-iklan, spanduk-spanduk terlalu banyak. Kalau saya ke Balikpapan dan saya ke Banjarmasin hampir tidak berbeda, spanduk, spanduk, spanduk,” kata Prabowo.
Prabowo mengeluhkan pemandangan spanduk yang hampir seragam di berbagai daerah. Menurutnya, kondisi tersebut mengurangi keindahan kota dan tidak menarik bagi wisatawan.
“Kalau saya naik ke Hambalang, spanduk, spanduk, spanduk, ayam goreng. Pesan satu dapat satu free. Kenapa harus besar-besar sih? Turis datang enggak mau lihat spanduk,” ucap Prabowo. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





